kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Tertekan corona, Sido Muncul (SIDO) kaji ulang rencana ekspansi ekspor tahun ini


Selasa, 21 April 2020 / 20:39 WIB
ILUSTRASI. Investor menikmati minuman jamu produksi PT Sidomuncul usai Rapat Umum Pemegag Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Sidomuncul di Jakarta, Rabu (31/1/2018).


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

Meski begitu, Leonard tidak merinci sampai kapan penundaan rencana ekspansi perluasan pasar ekspor akan berlangsung. Leonard juga tidak merinci apakah realisasi ekspansi perluasan ekspor akan tetap dilakukan tahun ini atau tidak.

Yang terang, di tengah kondisi pasar ekspor yang serba sulit, SIDO akan terus menggenjot kinerja penjualan di pasar domestik dengan cara menjaga ketersediaan produk di pasar.

Baca Juga: Kuartal I-2020, Sido Muncul (SIDO) kantongi penjualan Rp 730,72 miliar

Tidak hanya itu, upaya untuk menggenjot penjualan domestik juga akan dilakukan dengan cara meluncurkan produk-produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Selain menunda realisasi ekspansi perluasan pasar ekspor, SIDO juga memutuskan untuk memangkas anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) dari semula sebesar Rp 180 miliar menjadi Rp 135 - Rp 140 miliar.

“Alokasi capex utamanya untuk maintenance capex,” terang Leonard (21/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×