kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

ThorCon pilih tiga lokasi potensial ini untuk pembangunan proyek PLTN


Senin, 03 Februari 2020 / 20:20 WIB
ILUSTRASI. ThorCon International Bakal Bangun PLTN Berkapasitas 500 MW


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

ThorCon menargetkan, proses studi dapat dilakukan pada tahun ini sehingga konstruksi dapat dimulai pada tahun 2021 mendatang. PLTN ini ditargetkan rampung pada 2027.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menjelaskan, pemanfaatan nuklir untuk kelistrikan seharusnya menjadi pilihan terakhir.

"Nuklir itu soal pilihan energi berdasarkan keekonomian. Sesuai dengan PP No. 79/2014, yang menyatakan nuklir (PLTN) sebagai pilihan terakhir," jelas Fabby kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: ThorCon dan PLN lakukan studi untuk bangun pembangkit nuklir

Fabby melanjutkan, poin keekonomian dan risiko dari nuklir membuatnya menjadi pilihan nuklir. Mengenai masuknya pemanfaatan nuklir dalam Omnibus Law, Fabby menilai hal tersebut tak mengubah risiko dan keekonomian proyek.

Untuk itu, menurutnya keputusan mengenai pembangunan PLTN harus tetap melalui uji publik dan keputusan politik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×