kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.910.000   -13.000   -0,68%
  • USD/IDR 16.230   -112,00   -0,69%
  • IDX 7.214   47,18   0,66%
  • KOMPAS100 1.053   7,20   0,69%
  • LQ45 817   1,53   0,19%
  • ISSI 226   1,45   0,65%
  • IDX30 427   0,84   0,20%
  • IDXHIDIV20 504   -0,63   -0,12%
  • IDX80 118   0,18   0,16%
  • IDXV30 119   -0,23   -0,19%
  • IDXQ30 139   -0,27   -0,20%

Toko Buku Gunung Agung Bakal Tutup Seluruh Outletnya, Ini Alasannya


Minggu, 21 Mei 2023 / 14:56 WIB
Toko Buku Gunung Agung Bakal Tutup Seluruh Outletnya, Ini Alasannya
ILUSTRASI. ilustrasi buku. 


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT GA Tiga Belas, perusahaan yang membawahi Toko Buku Gunung Agung resmi mengumumkan bakal menutup seluruh toko atau outlet yang tersisa pada akhir tahun ini.

Berdasarkan surat keterangan yang diterima Kontan.co.id, Minggu (21/5), penutupan seluruh outlet diambil lantaran perusahaan tidak bisa bertahan dengan kerugian operasional per bulannya yang makin besar dan tidak sebanding dengan pencapaian penjualan.

Direksi perusahaan mengatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa sejak era pandemi Covid-19 perusahaan memang telah melakukan langkah efisiensi dengan menutup beberapa toko atau outlet yang tersebar di beberapa kota seperti Surabaya, Semarang, Gresik, Magelang, Bogor, Bekasi dan Jakarta.

Namun, lanjutnya, penutupan toko atau outlet tidak hanya dilakukan akibat dampak dari pandemi Covid-19 saja, karena perusahaan telah melakukan efisiensi dan efektivitas usaha sejak tahun 2013 untuk berjuang menjaga kelangsungan usaha dan mengatasi kerugian usaha akibat permasalahan beban biaya operasional yang besar dan tidak sebanding dengan pencapaian penjualan setiap tahunnya.

Baca Juga: New Balance Akan Bangun Pabrik di Cirebon, Begini Tanggapan Aprisindo

"Yang mana, semakin berat dengan terjadinya wabah pandemi Covid-19 di awal tahun 2020," tulis direksi perusahaan, dikutip Minggu (21/5).

Ia menambahkan, penutupan toko atau outlet yang terjadi pada tahun 2020 bukan merupakan penutupan outlet yang terakhir karena pada akhir tahun 2023 ini perusahaan berencana menutup toko/outlet yang masih tersisa.

"Keputusan ini harus kami ambil karena kami tidak dapat bertahan dengan tambahan kerugian operasional per bulannya yang semakin besar," tuturnya.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaan penutupan outlet dalam kurun waktu 2020 sampai dengan 2023, perusahaan melakukannya secara bertahap dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×