kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Tol Cikampek-Palimanan terhalang pemukiman Dayak


Rabu, 03 September 2014 / 16:54 WIB
ILUSTRASI. Simak jadwal kereta Prameks Senin-Minggu, 20-26 Maret 2023


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hingga saat ini proyek tol Cikampek-Palimanan belum selesai juga pembangunannya. Padahal proyek yang dikembangkan oleh PT Lintas Marga Sedaya telah mengambil proyek dari tahun 2005.

Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Sandiaga Uno menjelaskan proyek tersebut mangkrak karena suku Dayak yang tinggal di wilayah Jawa Barat. Selama ada suku Dayak yang bermukim di rute tol Cikampek-Palimanan, proyek tersebut tidak bisa berjalan.

"Mereka Suku Dayak yang pindah tahun 1700 ke Jawa Barat," ujar Sandiaga Uno di Refleksi Tiga Tahun Pelaksanaan MP3EI di JCC, Rabu (3/9).

Sandiaga memaparkan bahwa Suku Dayak akan pindah jika sudah ada perintah dari kepala suku dari Kalimantan. Selama belum ada perintah, Suku Dayak akan terus menghalangi proyek jalan tol Cikampek Palimanan.

"Menunggu fatwa dari kepala suku di Kalimantan," ungkap Sandiaga.

Sandiaga pun heran dengan proyek Cikampek-Palimanan. Pasalnya sudah ada 22 bank yang membantu melakukan pembiayaan dari tahun 2005, namun progresnya sampai saat ini baru 50%.

"Sindikasi terbesar kita hadapi, jadi underwritter memasuki skema sangat menarik," kata Sandiaga.  (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×