kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) revisi target penambahan tenant menjadi 3.000


Kamis, 24 Januari 2019 / 16:03 WIB


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) merevisi target penambahan tenant di tahun 2019 ini sebanyak 3.000 unit. Sebelumnya, pada akhir tahun lalu TBIG berencana menambah 2.500 tenant di tahun ini.

Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan di tahun ini potensi pertumbuhan tenant dinilai bagus. "Operator masih ekspansi untuk 4G," katanya kepada Kontan.co.id pada Kamis (24/1).

Dari 3.000 target penambahan tenant, Helmy memperkirakan komposisi penyewa 50% dari permintaan menara baru dan 50% sisanya melalui kolokasi. Informasi saja, kolokasi artinya memanfaatkan menara TBIG yang sudah ada sehingga satu menara bisa digunakan lebih dari satu operator telekomunikasi.

Menurut Helmy, di tahun 2019 ini besar kemungkinan permintaan sewa menara TBIG bakal meningkat di luar Pulau Jawa. Bahkan sangat mungkin permintaan sewa menara di luar Jawa lebih tinggi ketimbang tahun lalu.

Untuk mencapai target itu, TBIG sudah memperkirakan berapa belanja modal yang akan disiapkan. Kendati belum pasti, Helmy mengungkapkan nilainya sekitar Rp 1 triliun sampai Rp 2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×