kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Toyota Ungkap Penjualan Mobil pada Kuartal I-2026 Alami Penurunan, Begini Alasannya


Senin, 13 April 2026 / 21:07 WIB
Toyota Ungkap Penjualan Mobil pada Kuartal I-2026 Alami Penurunan, Begini Alasannya
ILUSTRASI. Pelepasan perjalanan ekspedisi New Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Sirkuit di Mandalika (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatatkan bahwa tren penjualan di Kuartal I-2026 mengalami penurunan hingga 14%. Tren penjualan yang menurun ini terjadi di akhir kuartal I atau pada periode bulan Februari hingga Maret.

Head of Public Relation & Motorsport PT Toyota-Astra Motor, Philardi Sobari mengatakan bahwa penjualan di Kuartal I-2026 terjadi koreksi sekitar 14% dari Februari ke Maret 2026.

"Pada akhir kuartal I 2026, terjadi penurunan pada bulan Maret yang juga bertepatan dengan periode libur Lebaran. Secara market, terjadi koreksi sekitar 14% dari Februari ke Maret 2026, seiring dengan lebih singkatnya hari efektif penjualan dibandingkan bulan-bulan normal," ujar Philardi kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

Philardi menjelaskan bahwa tren penjualan yang menurun ini pernah dialami sebelumnya. Namun, Toyota mampu bertahan dengan rata-rata penjualan hingga 30%.

Baca Juga: Toyota New Veloz Hybrid Tawarkan Jaminan Resale Value 70% pada Tahun Ketiga

"Toyota sendiri juga mengalami koreksi yang serupa, namun tetap mampu mempertahankan rata-rata market share di atas 30% sepanjang Kuartal I 2026 dengan total raihan penjualan retail di angka 64.418 unit," ucapnya.

Salah satu yang mengalami penjualan positif adalah mobil Veloz HEV. Philardi menyebut bahwa unit Veloz HEV berhasil menjual sebanyak 2.700 unit dalam kurun waktu dua bulan.

"Veloz HEV menunjukkan tren positif, seiring dimulainya distribusi kepada pelanggan sejak akhir Ramadan. Dalam dua bulan terakhir, retail sales Veloz HEV telah mencapai sekitar 2.700 unit," kata dia.

Selain itu, kata Philardi, Toyota senantiasa melihat market dari perspektif konsumen untuk memahami kebutuhan mereka agar bisa memenuhi keinginan konsumen lebih akurat. Hal itu dilakukan demi tetap bertahan ditengah daya beli masyarakat yang menurun.

Baca Juga: Toyota Tak Buru-Buru Luncurkan Mobil Listrik Murah di Indonesia, Apa Alasannya?

"Toyota berupaya menjawab apa yang benar-benar dibutuhkan dan dicari oleh konsumen di Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi yang cukup challenging, pembelian kendaraan roda empat menjadi salah satu keputusan besar bagi konsumen yang turut terdampak," ucapnya.

Sehingga, Toyota pun tidak hanya fokus dalam menyediakan produk secara langsung. Toyota tetap memberikan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. 

"Hal ini diwujudkan melalui ekosistem yang komprehensif bekerja sama dengan banyak mitra lokal, mulai dari proses pembelian, layanan purna jual, hingga nilai jual kembali. Inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama Toyota sebagai perusahaan mobilitas di Indonesia," sebut dia.

Baca Juga: Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×