kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45901,40   8,81   0.99%
  • EMAS1.332.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Transkon Jaya (TRJA) meningkatkan kontribusi pendapatan dari portofolio non-batubara


Minggu, 04 Juli 2021 / 19:03 WIB
Transkon Jaya (TRJA) meningkatkan kontribusi pendapatan dari portofolio non-batubara
ILUSTRASI. Transkon Jaya (TRJA) berniat mengurangi portofolio dari pendapatan yang terkait dengan industri batubara sebanyak 5% di tahun ini.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi covid-19 yang masih melanda tak menahan laju ekspansi PT Transkon Jaya Tbk (TRJA). Emiten yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan dan penyedia layanan jaringan internet ini masih membidik sejumlah kontrak baru dengan memperluas portofolio segmen bisnisnya.

Sekretaris Perusahaan Transkon Jaya Alexander Syauta mengatakan, TRJA terus mengembangkan bisnis di luar portofolio batubara. Maklum saja, saat ini pendapatan dan bisnis penyewaan kendaraan TRJA masih didominasi dari segmen batubara dengan kontribusi hingga 85%. 

TRJA pun melakukan diversifikasi dengan memperluas kontrak baru ke segmen nikel dan infrastruktur. "Perusahaan terus mengembangkan bisnis di luar portofolio batubara termasuk nikel dan infrastruktur. Target bisa mengurangi portofolio dari pendapatan yang terkait dengan industri batubara sebanyak 5% di tahun ini," kata Alexander kepada Kontan.co.id, Sabtu (3/7).

Tak hanya dari lini bisnis penyewaan kendaraan, TRJA juga terus memperluas usaha penyedia layanan jaringan internet. Menurut Alexander, TRJA telah mendapatkan permintaan baru dan akan terus memperluas layanan, khususnya di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Transkon Jaya (TRJA) tebar dividen Rp 4,53 miliar, ini jadwalnya

Kontribusi pendapatan dari lini bisnis jaringan internet pun ditargetkan bisa terdongkrak naik. "Saat ini sumbangsih ke pendapatan sekitar 2,5% dari internet. Kami mengharapkan akan naik menjadi 5% di akhir tahun ini," sambung Alexander.

Sebagai informasi, pada kuartal pertama tahun ini, TRJA menggarap empat proyek terbaru di Halmahera - Maluku Utara, Tarjun - Kalimantan Selatan, Berau - Kalimantan, dan Tumbang Olong - Kalimantan Tengah. Dari sisi wilayah, Alexander mengungkapkan bahwa TRJA akan lebih ekspansif untuk merambah pelanggan di wilayah Indonesia bagian timur. "Saat ini Indonesia timur merupakan daerah yang kami fokuskan. Ini komitmen kami dari semester kedua tahun lalu untuk terus menggali kesempatan-kesempatan baru di sana," imbuh dia.

Dari sisi perolehan kontrak baru, hingga pertengahan tahun ini TRJA sudah mengantongi nilai kontrak sebesar Rp 125 miliar untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. TRJA pun mengestimasikan setidaknya bisa mengantongi sembilan kontrak baru di tahun ini.

Baca Juga: Tahun 2021, Transkon Jaya (TRJA) membidik pertumbuhan kinerja sebesar 10%

Pada semester kedua 2021, TRJA menjajaki lima kontrak baru dengan nilai sekitar Rp 100 miliar, dengan kontrak yang berlaku untuk tiga sampai empat tahun ke depan. Pada tahun 2021, TRJA pun memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sekitar 10%.

Namun, raihan kinerja TRJA juga akan terganggu ketersediaan unit dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Untuk menunjang target pertumbuhan dan rencana ekspansi, TRJA pun mengucurkan anggaran belanja modal (capex) sebesar Rp 100 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk uang muka kendaraan dan penguatan persediaan suku cadang.

Mengenai pengadaan kendaraan, TRJA juga sedang menjajaki penyediaan mobil listrik dengan salah satu ATPM. Hal ini menjadi strategi TRJA dalam meningkatkan kualitas dan inovasi layanan. "Kami beberapa minggu belakangan ini berbicara dengan salah satu ATPM yang menyediakan mobil listrik, ini yang akan menjadi terobosan kami di 2021," ungkap Alexander. 

Masih dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan kepercayaan konsumen, TRJA pun sudah melakukan kick off meeting untuk bisa meraih ISO 9001:2015. "Kami mengharapkan ISO ini akan memberi keyakinan tambahan kepada customer untuk menggunakan layanan kami," imbuh Alexander.

Baca Juga: Transkon Jaya (TRJA) melirik penggunaan kendaraan listrik di area pertambangan

Direktur Utama Transkon Jaya Lexi Roland Rompas menegaskan bahwa meski terus melancarkan ekspansi, tapi TRJA belum berencana menambah lini bisnis baru. Melainkan masih akan fokus memperkuat core business di bidang usaha penyewaan kendaraan dan penyedia layanan jaringan internet. "Di core business kami masih banyak peluang yang bisa digali. Strategi kami terus mencari peluang bisnis pada core usaha Transkon Jaya," ujar Lexi.

Sebagai informasi, pemegang saham TRJA telah menyetujui pembagian dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2020 dengan jumlah laba sebesar Rp 4,53 miliar. Dividen tunai akan dibagikan sebesar Rp 3 per saham.

Baca Juga: Transkon Jaya (TRJA) mencetak kinerja yang positif sepanjang tahun lalu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×