kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Tren Liburan Domestik Dongkrak Okupansi SHID Jelang Nataru 2025


Senin, 24 November 2025 / 19:09 WIB
Tren Liburan Domestik Dongkrak Okupansi SHID Jelang Nataru 2025
ILUSTRASI. Hotel Grand Sahid Jaya yang dikelola PT Hotel Sahid Jaya International Tbk SHID di jalan Jenderal Sudrman Jakarta Pusat.


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID) bersiap sambut lonjakan permintaan menjelang momen natal 2025 dan tahun baru 2026 (nataru).

Director Business Development and Sales Marketing SHID, Vivi Herlambang menerangkan, seluruh unit hotel dan resort Sahid telah bersiap menggelar aktivitas musiman seperti Christmas Tree Lighting Ceremony, Cooking Class, Gala Dinner, dan New Year Concert.

Selain itu, SHID juga sudah menyediakan paket kamar bertema festive, memperkuat kapabilitas karyawan, dan kontrol kualitas fasilitas yang dimilikinya. “Kami juga memperkuat promosi melalui digital campaign serta kolaborasi dengan beberapa KOL dan travel agents,” terang Vivi kepada Kontan, Senin (24/11/2025).

Baca Juga: Hotel Sahid Ubah Strategi Segmen Pasar, Andalkan Korporasi & Komunitas di Semester II

Pada bulan November 2025, rerata tingkat okupansi hotel Sahid meningkat 3%-5% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Menurut Vivi, kenaikan ini ditopang oleh tingginya minat liburan tamu domestik, meningkatnya konektivitas penerbangan, dan tren family staycation.  

Vivi bilang, mayoritas tamu yang datang berasal dari wisatawan domestik, khususnya keluarga, pasangan, perusahaan, serta pihak korporasi. Di antara tamu tersebut, wisatawan asal Jawa, Bali, dan Indonesia Timur paling mendominasi. 

Dari luar negeri, SHID juga turut menerima tamu seperti asal Malaysia, Jepang, Rusia, China, dan Thailand. 

Baca Juga: Lonjakan Wisatawan Asing Dongkrak Okupansi Hotel pada Kuartal III-2025

“Faktor yang masih menjadi tantangan adalah persaingan harga dengan kompetitor, kondisi cuaca di beberapa daerah khususnya bagi properti kami yang di dekat gunung/pantai, dan demand pada weekdays tertentu,” terang Vivi.

Namun Vivi bilang, SHID berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat citra unik perusahaan dengan menghadirkan paket yang sesuai tren pariwisata 2026. Selain itu, perseroan juga akan terus memperluas pasar, khususnya dengan strategi market outbound.

"Kami berharap momentum Nataru dapat mendorong performa positif mengawali tahun 2026,” pungkas Vivi.

Baca Juga: Hotel Sambut Nataru 2025/2026 dengan Optimisme, Meski Okupansi Masih Tertekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×