kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

UMP tahun depan naik 8,51%, KINO pertimbangkan penyesuaian harga dan efisiensi


Minggu, 20 Oktober 2019 / 14:09 WIB
ILUSTRASI. Produk PT. Kino Indonesia seperti larutan penyegar cap kaki tiga. Kino Indonesia menilai kenaikan UMP sebesar 8,51% pada 2020 akan berdampak pada ongkos produksi dan upah buruhnya. KONTAN/Baihaki/26/11/2015


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Tendi Mahadi

Budi Muljanto melanjutkan, per semester I 2019, porsi tenaga kerja langsung KINO menempati porsi di bawah 7%.

"Jika dilihat dari laporan keuangan kami per 30 Juni 2019, porsi tenaga kerja langsung dibandingkan dengan beban pokok penjualan adalah sekitar di bawah 7%," lanjutnya.

Sementara itu, pihaknya masih optimistis dengan pertumbuhan penjualan sektor minuman sampai akhir tahun. KINO sendiri menargetkan sektor minuman bisa berkontribusi ke pendapatan perseroan sebesar 40% tahun ini.

Baca Juga: Dapat dana Rp 2,62 triliun, Tuban Petro yakin bisa menghemat devisa US$ 6,6 miliar

Sementara secara keseluruhan, Budi berkata perseroan menargetkan adanya peningkatan pendapatan 30% dibandingkan tahun 2018.

"Bisnis makanan tahun ini sedang melalui periode transisi karena majority shareholder kami sebelumnya dari Jepang, dan sejak semester I 2019, sudah buyout. Jadi ada perubahan struktur cukup besar. Tapi kontribusi sektor makanan akan tumbuh dibandingkan 2018," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×