kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Usai fact checker debat capres, situs kolaborasi antarmedia cekfakta.com diretas


Selasa, 19 Februari 2019 / 21:45 WIB
Usai fact checker debat capres, situs kolaborasi antarmedia cekfakta.com diretas


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Setelah 24 media melakukan live fact checker di kantor Google Indonesia pada Minggu (17/2) malam, situs kolaborasi antarmedia untuk melawan berita bohong cekfakta.com menjadi korban peretasan pada Selasa (19/2) malam. Hingga kini ini pengelola masih membenahi situs cekfakta.com.

Serangan terjadi pada server DNS. Peretas mengubah tampilan muka situs dengan cara mengalihkan pengunjung situs Cekfakta.com ke salah satu alamat video hantu di situs berbagi video Youtube.com.

Sejumlah link berita di dalam situs cekfakta.com juga tidak bisa dibuka. Belum diketahui siapa yang meretas situs cekfakta.com. Pengelola situs dari Mafindo sudah membenarkan bahwa cekfakta.com diretas.

Wahyu Dhyatmika, Pemimpin Redaksi Tempo.co mengatakan, pihaknya menyesalkan peretasan atas situs cekfakta.com yang merupakan kolaborasi media-media online untuk mencerahkan dan memberi informasi yang akurat pada publik.

"Ke depan, kami akan memperbaiki sistem pengamanan situs ini dan akan terus berkolaborasi memverifikasi klaim dan melawan hoax serta disinformasi,"ujarnya, Selasa (19/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×