kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Utamakan Keselamatan, Super Air Jet Lakukan Ini Saat Terjadi Gangguan Sistem


Kamis, 23 Maret 2023 / 07:07 WIB
Utamakan Keselamatan, Super Air Jet Lakukan Ini Saat Terjadi Gangguan Sistem
ILUSTRASI. Pesawat Super Air Jet lepas landas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali,


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai penerbangan Super Air Jet mengaku selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap operasionalnya.

Upaya ini dilakukan dengan berbagai kebijakan dan prosedur keselamatan yang ketat untuk memastikan bahwa setiap penerbangan berjalan dengan aman dan lancar,

Belum lama ini terjadi insiden yang dialami para penumpang yang sebelumnya berada pada penerbangan nomor IU-737 rute Bali menuju Jakarta dengan jenis Airbus 320-200 berkode registrasi pesawat PK-SAW.

Pasalnya setelah lepas landas pukul 17.55 WITA dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pesawat mengalami sedikit gangguan sistem saat penerbangan mencapai ketinggian 30.000 kaki di atas permukaan laut.

Baca Juga: AC Pesawat Mati Saat Mengudara, Ini Penjelasan Super Air Jet

Diketahui adanya indikasi sistem pengatur tekanan udara di kabin yang tidak berfungsi seharusnya (kurang maksimal), sehingga pilot harus menurunkan ketinggian pesawat. Gangguan ini menyebabkan suhu udara di kabin menjadi lebih tinggi dari semestinya.

Meski demikian, pesawat yang membawa 179 tamu super dan 6 SUPER Crew ini dapat mendarat dengan baik di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 18.40 WIB. Seluruh tamu super mengikuti proses kedatangan.

Direktur Utama (Chief Executive Officer) SUPER AIR JET, Ari Azhari mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan keterangan rinci mengenai penyebab gangguan sistem tersebut, namun langkah yang dilakukan pilot merupakan hal yang umum dilakukan dalam industri penerbangan ketika terjadi insiden atau masalah teknis pada pesawat.

"Super Air Jet meminta maaf atas kejadian yang dialami oleh para penumpang," kata Ari Azhari dalam keterangan resminya, Rabu (22/3).

Setelah insiden tersebut, langkah pertama yang dilakukan adalah memeriksa pesawat secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk menemukan penyebab insiden atau masalah teknis tersebut.

Setelah itu, dijalankan pemeriksaan lebih lanjut dan analisis mendalam untuk memastikan bahwa pesawat aman untuk digunakan kembali.

Baca Juga: Rute Baru Super Air Jet, dari Bandung Bisa Terbang Langsung ke Batam dan Makassar

Standar keselamatan sebelum penerbangan diimplementasikan melalui pengecekan pesawat sebelum keberangkatan yang bagian penting dari prosedur penerbangan untuk memastikan bahwa pesawat dalam kondisi terbaik dan aman untuk terbang. Proses pengecekan ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu:

Pre-Flight Check, dimana sebelum pesawat diizinkan untuk terbang, Super Crew telah melakukan pemeriksaan pra-terbang atau pre-flight check. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan seluruh sistem pesawat.

Selanjutnya adalah tahapan Servicing and Refueling dimana bahan bakar diisi sesuai dengan perhitungan yang tepat untuk memastikan bahwa pesawat dapat terbang dengan aman dan tanpa masalah.

Terakhir dilakukan Final Inspection, yakni pemeriksaan yang meliputi pengecekan kembali semua sistem pesawat dan perlengkapan keselamatan, serta memastikan bahwa semua tamu super (sebutan bagi penumpang) telah naik ke pesawat dengan aman.

Setelah melakukan ketiga tahapan tersebut, maka diketahui hasil pemeriksaan sebelum keberangkatan, bahwa semua sistem dan perlengkapan pesawat dalam kondisi prima dan siap terbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×