Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. VinFast memastikan belum terlibat dalam Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang tengah dikembangkan pemerintah.
Molinas merupakan program pemerintah untuk mendorong pengembangan industri sepeda motor listrik dalam negeri.
Pemerintah melalui Danantara sebelumnya menyebut terdapat 10 perusahaan motor listrik nasional yang memenuhi persyaratan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40% untuk terlibat dalam program tersebut.
Baca Juga: Harga Energi Naik, Biaya Produksi Produsen Semen Tertekan pada 2026
Meski belum menjadi bagian dari Molinas, VinFast menyambut baik berbagai inisiatif pemerintah untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri sepeda motor listrik nasional.
“Saat ini, VinFast belum menjadi bagian dari Program Motor Listrik Nasional (Molinas). Namun demikian, VinFast menyambut baik berbagai inisiatif pemerintah dalam mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri sepeda motor listrik nasional,” ujar Manajemen VinFast kepada KONTAN, Rabu (2/9/2026).
Fokus Kembangkan Motor Listrik
Di luar program Molinas, VinFast tetap menjalankan strategi jangka panjang di Indonesia dengan mengembangkan produk sepeda motor listrik yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Baca Juga: Vitafoods Asia 2026, Thailand Incar Peluang dari Bisnis Suplemen Global
Sejumlah produk yang dikembangkan VinFast di Indonesia antara lain Evo, Feliz II, dan Viper.
VinFast juga secara bertahap memperkuat layanan serta ekosistem pendukung kendaraan listrik guna mendorong adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan di Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi VinFast untuk memperluas kehadirannya di pasar kendaraan listrik Indonesia, meski hingga kini perusahaan belum masuk dalam program Molinas yang dikembangkan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














