kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Virus corona menyerang, ICP Januari 2020 turun ke level US$ 65,38 per barel


Senin, 10 Februari 2020 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak mentah Indonesia pada Januari turun


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) mengalami penurunan di bulan Januari lalu sebesar US$ 1,80 per barel menjadi US$ 65,38 per barel. Sebelumnya, di Desember 2019 lalu, ICP Indonesia berada di level US$ 67,18 per barel. 

Penurunan juga dialami oleh ICP SLC sebanyak US$ 1,84 per barel ke level US$ 65,77 per barel pada Januari silam.

Salah satu penyebab penurunan ICP di Januari lalu adalah kekhawatiran pelaku pasar terhadap penyebaran virus corona yang dapat berdampak negatif pada permintaan minyak mentah China.

Baca Juga: Penurunan Harga Minyak Turut Menahan Kinerja Pertamina Tahun 2019

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, China merupakan negara dengan konsumsi minyak sebesar 9 juta barel per hari pada tahun 2019 lalu. Jumlah ini setara dengan 90% produksi minyak mentah Arab Saudi.

Penyebaran virus corona berdampak pada berbagai aspek. Mulai dari penurunan keuntungan sektor pariwisata, penurunan indeks pasar saham, hingga penurunan permintaan produk bahan bakar jet karena dibatalkannya sejumlah penerbangan dari dan menuju China.




TERBARU

[X]
×