kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Vivo Resmikan Laboratorium Robotika dan Perkenalkan Headset Mixed Reality


Kamis, 27 Maret 2025 / 23:16 WIB
Vivo Resmikan Laboratorium Robotika dan Perkenalkan Headset Mixed Reality
Vivo kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi teknologi global dengan meresmikan vivo Robotics Lab serta meluncurkan headset Mixed Reality (MR) perdananya, vivo Vision, di Forum Boao untuk Asia 2025.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Perusahaan teknologi asal China, Vivo Technology Co. Ltd kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi teknologi global dengan meresmikan vivo Robotics Lab serta meluncurkan headset Mixed Reality (MR) perdananya, vivo Vision, di Forum Boao untuk Asia 2025. 

Kedua inisiatif ini menandai langkah signifikan vivo dalam menghadirkan teknologi canggih yang menghubungkan dunia digital dan fisik secara lebih erat.

Sebagai mitra strategis Forum Boao untuk Asia selama empat tahun berturut-turut, vivo memperkenalkan berbagai teknologi terdepan dalam sesi khusus “vivo Release Moment” yang digelar pada 25 Maret 2025 di Boao, Hainan, China. 

Dalam sesi ini, Hu Baishan, Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Operating Officer vivo, sekaligus Presiden vivo Central Research Institute, menekankan bahwa inovasi di bidang robotika dan realitas campuran akan memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat di masa depan.

Baca Juga: Cermati, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina, Shell, BP & Vivo, Kamis (27/3)

vivo Robotics Lab didirikan sebagai langkah awal dalam pengembangan teknologi robotika yang mengintegrasikan kecerdasan buatan, pemrosesan visual, serta komputasi spasial real-time. 

Berbeda dengan pendekatan industri yang lebih berfokus pada sektor komersial atau manufaktur berat, vivo menargetkan pengembangan robotika untuk konsumen pribadi dan rumah tangga. 

Dengan mengandalkan pengalaman selama satu dekade dalam teknologi BlueTech, vivo bertujuan menghadirkan solusi robotika yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hu Baishan menjelaskan bahwa dua komponen utama yang menjadi fokus pengembangan di laboratorium ini adalah “otak” dan “mata” robot.

 Melalui kecerdasan buatan dan teknologi imaging canggih, vivo ingin menciptakan robot yang lebih cerdas, responsif, dan mampu berinteraksi secara alami dengan pengguna.

Dalam kesempatan yang sama, vivo juga memperkenalkan vivo Vision, headset Mixed Reality pertamanya yang menggabungkan teknologi AI, komputasi spasial, dan imaging tingkat lanjut. 

Baca Juga: Pasokan BBM SPBU Pertamina, Shell, BP, Vivo Aman Jelang Lebaran

Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman imersif dalam berbagai skenario penggunaan, mulai dari hiburan hingga produktivitas.

Peluncuran vivo Vision di Forum Boao 2025 menandai komitmen vivo dalam mengeksplorasi teknologi realitas campuran sebagai bagian dari ekosistem digital yang lebih luas. 

vivo berharap perangkat ini dapat membuka peluang baru dalam interaksi manusia dengan dunia digital, menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan realistis.

Selanjutnya: Semarak Program Mudik Gratis Menyambut Lebaran 2025

Menarik Dibaca: Dividen Bank Danamon (BDMN) Rp 113,85 per saham, Potensi Yield 4,6%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×