Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. J&T Express menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis di tengah meningkatnya volume pengiriman.
CEO J&T Express Indonesia Robin Lo mengatakan, fokus utama perusahaan ke depan masih bertumpu pada tiga hal, yakni menekan biaya pengiriman, mempercepat layanan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
"Bisnis logistik itu fokusnya cuma satu. Bagaimana caranya cost kirim itu bisa lebih murah lagi, layanannya itu bisa lebih cepat lagi, dan masyarakat yang menerima itu bisa lebih senang lagi," ujar Robin, dalam acara media gathering, pada Rabu (26/8/2026).
Baca Juga: CMRY Optimistis Penjualan Semester II-2026 Tetap Tumbuh Dua Digit
Strategi tersebut menjadi penting seiring dengan pertumbuhan volume pengiriman J&T Express. Berdasarkan data perusahaan, jumlah pengiriman pada paruh pertama 2026 meningkat lebih dari 65% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan volume tersebut juga diikuti penguatan kapasitas dan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi.
J&T Express telah menerapkan Automatic Sorting System di 19 pusat sortir yang mampu mempercepat proses penyortiran hingga empat kali dibandingkan penyortiran secara manual.
Selain itu, lebih dari 1.000 mesin sortir yang tersebar di 500 Drop Center turut mendukung proses penyortiran hingga tiga kali lebih cepat.
J&T juga memanfaatkan AI dan data analytics untuk mengoptimalkan rute, melakukan monitoring operasional secara real-time, serta menjaga konsistensi standar operasional.
Robin mengatakan, penguatan infrastruktur akan terus dilakukan mengikuti perkembangan volume pengiriman. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kapasitas gudang.
"Setiap tahun itu atau setiap dua tahun itu, kita akan buat supaya gudang kita itu lebih gede lagi. Selain lebih gede lagi, yang dulunya misalnya gudang kecil ini kita nggak menggunakan fasilitas software otomatis, sekarang kita akan menggunakan fasilitas software otomatis," jelasnya.
Baca Juga: GWM Bawa Tank 300 Diesel Warna Baru ke GIIAS Surabaya 2026
Pengembangan infrastruktur juga dilakukan pada sisi transportasi. Ia menyebut, J&T Express akan meningkatkan kapasitas parkir serta memperkuat kerja sama dengan pihak maskapai maupun perusahaan perkapalan untuk mendukung distribusi.
Selain kapasitas gudang dan fasilitas sortir, J&T Express juga masih akan menambah jaringan operasional seiring pertumbuhan volume pengiriman.
Robin mengatakan, penambahan cabang akan dilakukan sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah. Wilayah yang sebelumnya hanya memiliki satu titik layanan dapat dipecah menjadi dua titik, sementara fasilitas yang sudah tidak mencukupi akan diperbesar.
Penguatan customer experience juga menjadi bagian dari perayaan 11 tahun J&T Express dengan tema "Selalu Dekat, Selalu di Hati".Salah satu implementasinya dilakukan melalui program Kurir Bintang 5 yang mendorong peningkatan kualitas layanan kurir berdasarkan indikator kehadiran, kinerja pick up, keberhasilan delivery, serta pemahaman sistem dan prosedur.
J&T Express juga menghadirkan jntdekatdihati.com sebagai ruang bagi pelanggan untuk membagikan testimoni dan pengalaman. Masukan tersebut menjadi bagian dari evaluasi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Di sisi lain, J&T Express menjalankan sejumlah program yang menyasar pemberdayaan masyarakat dan UMKM. Melalui program Jawara Lokal J&T Express bersama Kementerian UMKM RI, UMKM terpilih akan mendapatkan dukungan permodalan sebesar Rp15 juta, subsidi diskon ongkir J&T Express hingga 30%, serta kanal promosi. Program tersebut pertama kali dilaksanakan di Sulawesi Selatan dan akan dilanjutkan ke empat provinsi lainnya.
Baca Juga: Tekan Biaya Operasional, Pelaku Industri Travel Menggenjot Otomatisasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














