kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Wah! Indonesia butuh impor beras 2 juta ton


Rabu, 22 Februari 2012 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Semen Indonesia. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asnil Bambani Amri, | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah Indonesia berencana untuk mengimpor 2 juta ton beras tahun ini. Rencana impor beras oleh itu, untuk memastikan ketersediaan stok beras di dalam negeri.

Sebelumnya, Indonesia berniat untuk tidak impor karena ada prediksi kenaikan produksi panen tahun ini. Namun ternyata, panen tahun ini belum mencukupi untuk kebutuhan nasional.

"Panen berlangsung dengan baik, tapi kita masih butuh impor, maksimal dua juta ton," kata Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan Indonesia dalam jumpa pers hari Rabu (22/2). Untuk diketahui, tahun 2011 lalu Indonesia mengimpor beras sebanyak 1,9 juta ton.

Sayangnya, Gita tidak merinci asal beras yang akan diimpor pemerintah tersebut. Namun begitu, Gita berharap impor dilakukan dengan negara-negara yang sudah mengikat kerjasama dalam hal pasokan beras.

Sebelumnya, Perum Bulog, selaku lembaga penyangga beras nasional sudah lebih dulu membuat kesepakatan pembelian 200.000 ton beras dari Myanmar. "Ini merupakan kabar baik bagi kami," kata seorang eksportir beras Vietnam atas rencana impor Indonesia tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×