Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen pipa dan fitting, PT Wahana Duta Jaya Rucika optimistis laju kinerja bisnisnya bisa mengalir lancar. Tahun ini, perusahaan yang dikenal melalui pipa merek Rucika tersebut membidik pertumbuhan volume penjualan dua digit dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun ini target kita tumbuh 20% dalam hal volume,” kata Channel Distribution, Category & Sales Development (CCSD) Manager PT. Wahana Duta Jaya Rucika, Sandhy Kurniawan saat ditemui pada acara peresmian kolaborasi Rucika dengan Maezawa Kasei Industries, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Menurut penjelasan Sandhy, sebelumnya volume tonnase penjualan produk-produk Rucika hampir mendekati 200.000 ton atau setara dengan penjualan bersih senilai Rp 5 triliun di sepanjang tahun 2019 lalu.
Baca Juga: Pasar volatil, Rucika menunda IPO
Dengan asumsi pertumbuhan volume tonnase sebesar 20%, maka volume tonnase penjualan yang dibidik oleh perusahaan tahun ini adalah sebesar 240.000 ton.
Optimisme ini bukannya tanpa alasan. Manajemen meyakini produk pipa dan fitting masih memiliki prospek yang baik di tahun 2020.
Dalam hal ini, pembangunan apartemen, gedung-gedung bertingkat serta sejumlah proyek pemerintah yang masih marak dilakukan diyakini bisa menopang pertumbuhan kinerja penjualan perusahaan.
Tidak ingin melewatkan peluang, manajemen mengatakan telah mengambil ancang-ancang untuk melahap peluang yang ada.
Untuk mengerek penjualan di segmen pasar pemerintahan, perusahaan saat ini tengah membidik beberapa proyek pemerintah seperti misalnya proyek Jakarta Sewerage System (JSS) ataupun proyek-proyek pengelolaan air buangan di beberapa kota lainnya. Mengutip pemberitaan Kontan.co.id (25/02), pembangunan JSS memang dikabarkan akan memasuki tahap pelaksanaan pada tahun ini.
Sementara untuk segmen pasar pengembang swasta dan ritel, strategi yang dilakukan adalah dengan terus menggencarkan edukasi dan komunikasi kepada konsumen melalui penyelenggaraan seminar, dan sebagainya.