CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Wahana Interfood (COCO) perkuat penjualan di segmen ritel


Minggu, 08 Maret 2020 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Pabrik PT Wahana Interfood Nusantara Tbk


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen cokelat bubuk, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) memperkuat penetrasi produknya di segmen ritel. Hal ini didorong oleh tren konsumsi cokelat yang memiliki prospek pertumbuhan positif setiap tahunnya.

Apalagi penjualan perseroan masih didominasi ke pasar konsumen langsung (end user) dengan jaringan berbagai ritel di Indonesia. "Penjualan kami untuk business to consumer (B2C) sebesar 62% sedangkan sisanya business to business (B2B)," kata Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara Gendra Fachrurozi kepada KONTAN, Sabtu (7/3).

Baca Juga: Ekonomi tertekan karena corona, ini andalan Wahana Interfood (COCO) agar tetap tumbuh

Beberapa strategi bakal diterapkan perseroan untuk memperkuat di toko ritel salah satunya penentuan harga yang kompetitif dan dapat dijangkau konsumen. Selain itu COCO juga menggalakkan promosi dan kampanye produk lewat demo dan presentasi penggunaan bubuk cokelat di beberapa toko roti di kota-kota besar.

Memasuki bulan puasa nanti, perusahaan melihat ada potensi kenaikan permintaan. Sebagaimana hal tersebut, kata Gendra tercermin pada periode bulan puasa dan lebaran tahun lalu, hanya saja manajemen tak merinci lonjakan kenaikannya.

COCO akan menambah pasokan produk guna mengantisipasi kenaikan permintaan di pasaran. "Jadi ada buffer stock 3 bulan sebelumnya. Naiknya permintaan produk perseroan di bulan puasa tersebut sangat signifikan bagi kami," terang Gendra.

Lebih lanjut, Gendra bilang, ke depannya COCO berencana masuk ke dalam bidang distribusi, sehingga COCO dapat mendistribusikan produk-produknya secara mandiri. COCO saat ini masih mengandalkan distributor dari pihak ketiga untuk mengedarkan produknya di pasaran.

Baca Juga: Pabrik baru Wahana Interfood (COCO) di Sumedang kelar di semester II-2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×