kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.328   -26,00   -0,15%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Waskita Karya (WSKT) Kebut Proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jatim, Progres Kini 45,5%


Jumat, 01 Mei 2026 / 09:33 WIB
Waskita Karya (WSKT) Kebut Proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jatim, Progres Kini 45,5%
ILUSTRASI. Waskita Karya (WSKT) kebut pengerjaan proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur (DOK/waskita karya (WSKT))


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membeberkan progres pembangunan proyek sekolah rakyat (SR) di Jawa Timur. Hingga kini, realisasi proyek tersebut telah mencapai 45,5% dan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini. 

Seperti diketahui, perusahaan dipercaya mengerjakan lima SR di provinsi tersebut, dari mulai Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, hingga Kota Surabaya.

Sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), seluruh pembangunan SR Tahap II harus sudah siap digunakan saat tahun ajaran baru pada Juli mendatang. 

Upaya percepatan tersebut ditegaskan pula oleh Menteri PU Dody Hanggodo dalam rapat koordinasi bersama tujuh BUMN Karya sebagai kontraktor pelaksana.

Baca Juga: Kerugian Menyusut, Widodo Makmur Unggas Optimistis Industri Unggas Mulai Pulih

Dody menyatakan, pembangunan SR merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan modern. 

Ia mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan, mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, kebutuhan tenaga kerja serta kesiapan infrastruktur pendukung guna memastikan seluruh tahapan proyek pembangunan dapat berjalan sesuai target. 

"Tetap utamakan kualitas dalam pembangunannya. Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun,” ungkap Dody, dalam siaran pers, Kamis (30/4/2026). 

Sejalan dengan harapan Menteri PU, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho memastikan pengerjaan SR oleh WSKT terus dikejar. Baginya gedung ini bukan proyek biasa, tapi penentu masa depan bangsa.

Sementara itu, tim di lapangan juga berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SR secepat mungkin dengan tetap memperhatikan standar mutu dan keamanan kerja. Mereka bekerja siang dan malam bergantian tanpa kenal lelah.

Baca Juga: Daya Intiguna (MDIY) Gandeng Ritel China KK Group, Bidik Segmen Lifestyle Anak Muda

Adapun, SR di Jawa Timur dikerjakan oleh hampir 4.000 orang. Termasuk di dalamnya tenaga kerja lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×