Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) resmi memulai pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik Batas Kota Singaraja-Mengwitani (Shortcut 9 dan 10) Paket I di Bali senilai Rp290,84 miliar. Pengerjaan proyek itu dilakukan usai peletakan batu pertama atau groundbreaking yang digelar pada pekan lalu.
Direktur Pembangunan Jalan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Asep Syarip Hidayat, menyampaikan groundbreaking ini merupakan langkah awal Kementerian PU untuk meningkatkan konektivitas jalan nasional di Bali.
“Melalui perbaikan geometrik jalan waktu tempuh dari Singaraja ke Mengwitani lebih singkat, hanya 8,61 menit dari sebelumnya yang mencapai 21,22 menit,” ungkap Asep, dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko menuturkan, usai jalan penghubung itu dikerjakan, pengangkutan hasil bumi, produk lokal, serta sejumlah barang ke pasar akan lebih mudah. Bahkan dapat menghemat biaya bahan bakar dan perawatan bagi pelaku usaha logistik.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek Sekolah Rakyat di Aceh, Nilainya Rp 757,05 Miliar
Maka Paulus memastikan, Jalan Batas Kota Singaraja-Mengwitani nantinya aman dan nyaman digunakan oleh para pengendara. Proyek pembangunan jalan yang dikerjakan Waskita Karya ini akan mengurangi jumlah tikungan dari 58 menjadi 21 titik.
"Kami pun siap menurunkan kelandaian jalan tersebut, yang awalnya menembus 21,8 persen menjadi 10%. Dengan begitu akan lebih mudah dan lancar saat melewati jalan shortcut tersebut," ujarnya.
Ia mengungkapkan, Waskita tidak hanya mengerjakan jalan sepanjang 931,5 meter (m), tapi juga membangun jembatan sepanjang 593,5 m. Ditargetkan pembangunan keduanya rampung pada 2027 mendatang.
Perseroan meyakini, pembangunan jalan ini sudah ditunggu masyarakat karena menghubungkan Bali Selatan yang merupakan pusat pariwisata utama dengan Bali Utara. Sebelumnya, kedua kawasan tersebut terhambat oleh kondisi jalan berkelok.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek Jalan di Bali dengan Nilai Proyek Rp 290,84 Miliar
"Dengan begitu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Dewata, khususnya sektor pariwisata di wilayah Bali Utara. Keberadaan akses yang lebih mudah, diharapkan mampu meningkatkan pemerataan pembangunan Pariwisata yang selama ini terfokus di Selatan," tutur dia.
Paulus menegaskan, ke depannya Waskita Karya akan terus bersemangat membangun bangsa lewat pengerjaan berbagai infrastruktur.
Sebagai informasi, Perseroan telah mengerjakan sejumlah proyek jalan, seperti Jalan Feeder Ibu Kota Nusantara (IKN), Jalan Baru Kretek-Girijati di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jalan Kwatisore-Kampung Muri di Papua Tengah.
Baca Juga: Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Garapan Waskita Karya (WSKT) Capai 90%
Selanjutnya: Emiten Hotel ini Naik 1.600% dalam 6 Bulan, Cek Profil SOTS yang Disuspensi BEI
Menarik Dibaca: Promo Sultan Isra Miraj di Emado’s 8 Ayam & 10 Porsi Nasi Mandhi Harga Spesial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
