Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Toll Road (WTR) memastikan kesiapan ruas Tol Pemalang–Batang dalam menghadapi puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026.
PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola Ruas Tol Pemalang–Batang telah melakukan berbagai langkah kesiapan baik dari sisi infrastruktur maupun operasional guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Sekretaris Perusahaan PT Waskita Toll Road, Buyung I. Lukman, menyatakan PBTR memastikan seluruh ruas jalan dalam kondisi baik dan siap dilalui oleh pengguna jalan. PBTR juga memastikan seluruh peralatan tol beroperasi dengan baik serta menyiagakan tim pelayanan jalan tol di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun kendala di lapangan.
Baca Juga: WIKA Fasilitasi 408 Pemudik Lewat Program Mudik Bersama BUMN 2026
“Selain itu, PBTR menyiapkan posko layanan bagi pengguna jalan yang berlokasi di Rest Area KM 338 A arah Semarang dan Rest Area KM 319 B arah Jakarta," ujar Buyung.
Posko tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan, antara lain layanan kesehatan dan ambulans, area istirahat bagi pengguna jalan, serta fasilitas pengisian daya kendaraan listrik atau charging station. "Posko layanan tersebut beroperasi selama 24 jam selama masa arus mudik dan arus balik Idul Fitri,” imbuh Buyung, dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Dia melanjutkan, PBTR pun memberikan perhatian khusus pada beberapa titik yang berpotensi menjadi area rawan selama perjalanan mudik. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah KM 325 arah Semarang.
Titik ini dikenal sebagai titik lelah (fatigue point) bagi pengguna jalan setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Jakarta.
Sebagai langkah mitigasi, PBTR telah memasang rambu peringatan dan imbauan keselamatan di lokasi tersebut.
Selain itu, dipasang pita kejut (rumble stripe ) serta disiapkan Variable Message Sign (VMS) mobile dengan pesan keselamatan yang ditampilkan melalui kendaraan patroli guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.
“Kami memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan di ruas Tol Pemalang–Batang agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Buyung.
Baca Juga: Telkom (TLKM) Berangkatkan 1.924 Pemudik, Siapkan 27 Bus dan 3 Kapal Laut
Di sisi lain, WTR melalui PBTR turut mendukung kebijakan Pemerintah dengan menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% di ruas Tol Pemalang–Batang. Diskon tersebut berlaku pada periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB serta pada periode 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Diskon tarif diberikan kepada pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan jarak jauh barrier gate to barrier gate dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung 1 pada periode arus mudik dan sebaliknya pada periode arus balik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













