kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Waspada, harga minyak goreng bakal naik


Selasa, 12 Oktober 2010 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia - Jepang


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga minyak goreng berpotensi mendidih lagi. Pasalnya, harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk kontrak pengiriman Desember sudah melonjak ke harga US$ 948 per ton. Harga ini merupakan yang tertinggi sejak 1 Agustus 2008 lalu.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo memperkirakan kenaikan harga minyak goreng tidak akan langsung oleh industri. Dia memperkirakan kemungkinan harga minyak goreng baru naik satu atau dua bulan ke depan setelah Desember nanti.

Subagyo bilang, minyak goreng merupakan salah satu komoditi yang sangat dipengaruhi oleh harga dunia. Dia mengatakan tren kenaikannya mengikuti harga di pasar dunia. Sementara, pemerintah tidak memiliki instrumen untuk menurunkan harga di dalam negeri karena sudah bergantung kepada mekanisme pasar.

Pada awal Oktober lalu, harga minyak goreng rata-rata nasional sudah mencapai Rp. 10.000 per kilogram. Jika harga CPO tak beranjak turun, maka harga minyak goreng akan mengalami kenaikan melebihi harga rata-rata nasional saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×