kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Waspada, harga minyak goreng bakal naik


Selasa, 12 Oktober 2010 / 11:09 WIB
Waspada, harga minyak goreng bakal naik
ILUSTRASI. Bursa Asia - Jepang


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga minyak goreng berpotensi mendidih lagi. Pasalnya, harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk kontrak pengiriman Desember sudah melonjak ke harga US$ 948 per ton. Harga ini merupakan yang tertinggi sejak 1 Agustus 2008 lalu.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo memperkirakan kenaikan harga minyak goreng tidak akan langsung oleh industri. Dia memperkirakan kemungkinan harga minyak goreng baru naik satu atau dua bulan ke depan setelah Desember nanti.

Subagyo bilang, minyak goreng merupakan salah satu komoditi yang sangat dipengaruhi oleh harga dunia. Dia mengatakan tren kenaikannya mengikuti harga di pasar dunia. Sementara, pemerintah tidak memiliki instrumen untuk menurunkan harga di dalam negeri karena sudah bergantung kepada mekanisme pasar.

Pada awal Oktober lalu, harga minyak goreng rata-rata nasional sudah mencapai Rp. 10.000 per kilogram. Jika harga CPO tak beranjak turun, maka harga minyak goreng akan mengalami kenaikan melebihi harga rata-rata nasional saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×