kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Weha Transportasi masih berjuang membesarkan Weha Mart


Kamis, 26 Juli 2018 / 13:34 WIB
Weha Transportasi masih berjuang membesarkan Weha Mart
ILUSTRASI. RUPS PT Weha Transportasi Indonesia Tbk

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Membangun bisnis baru memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Sejak memperkenalkan bisnis anyar berupa Weha Mart pada akhir tahun lalu, PT Weha Transportasi Indonesia Tbk mengaku masih berjuang membesarkannya.

Tak heran jika Weha Transporasi belum mematok kontribusi pendapatan dari Weha Mart pada tahun ini. "Weha Mart sangat baru, jadi kami masih akan melihat dulu perkembangannya," ujar Andrianto Tirtawisata, Direktur Pengembangan Bisnis PT Weha Transportasi Indonesia Tbk saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (25/7).


Sekadar kilas balik, Weha Transportasi merilis Weha Mart sejak November 2017. Weha Mart adalah bagian dari pengembangan bisnis berbasis online. Selain memesan tiket perjalanan, konsumen bisa memesan makanan, minuman, isi ulang uang elektronik untuk tol, tiket ke lokasi hiburan dan lain-lain.

Menurut catatan Kontan.co.id, beberapa mitra vendor Weha Mart seperti seperti McDonald's, Holland Bakery dan Waterboom. Ada pula kerjasama Weha Mart dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam penjualan uang elektronik Brizzi.

Hingga kini, Weha Mart menggandeng 20 vendor. Weha Transportasi menargetkan pada tahun ini ada penambahan 10 vendor baru. Vendor-vendor anyar itu bakal melengkapi variasi produk yang sudah ada.

Hanya, Weha Transportasi tak membeberkan vendor-vendor baru yang tengah dijajaki. "Kami sedang melakukan penjajakan untuk penjualan tiket masuk activity dan hotel," kata Andrianto.

Karena tak berharap pada Weha Mart, praktis tahun ini Weha Transportasi akan mengejar target kinerja dari bisnis terdahulu.  Perusahaan yang tercatat dengan kode saham WEHA di Bursa Efek Indonesia itu menjalankan bisnis jasa angkutan bus lewat merek White Horse, Weha One dan Premiere. Sementara untuk bisnis jasa angkutan antar kota, ada bendera bisnis Daytrans dan Joglosemar.

Menurut materi paparan publik April 2018, total bus pada tahun lalu mencapai 360 bus atau berkurang delapan bus daripada tahun 2016. Sementara jumlah kendaraan angkutan antarkota sebanyak 52 unit atau berkurang 12 unit.

Pada semester kedua ini, Weha Transportasi akan merilis inovasi baru demi mengejar kenaikan kinerja. Hanya, manajemen perusahaan ini masih menyimpan informasinya. "Tunggu saja dua hingga tiga bulan lagi," tutur Andrianto.





Close [X]
×