Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui PP-WIKA KSO terus mempercepat pembangunan infrastruktur proyek Mandiri Financial Center PIK 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan proyek telah mencapai 34,63%.
Direktur Utama WIKA, Agung BW menyampaikan pekerjaan struktur terus berjalan signifikan dengan progres pada Tower A yang telah mencapai lantai 14, Tower B hingga lantai 16, dan Tower C hingga lantai 13. Proyek Mandiri Financial Center PIK 2 ini ditargetkan akan selesai pada Februari 2027.
Pekerjaan konstruksi juga diikuti oleh pelaksanaan pekerjaan arsitektur melekat, Mechanical Electrical Plumbing (MEP), serta façade pada masing-masing tower guna memastikan kualitas bangunan yang optimal,”
Baca Juga: Penjualan Global Chery Tembus 160.765 Unit pada Februari 2026, Melonjak 41,5% YoY
“Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp1,46 triliun ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 sebagai pusat aktivitas ekonomi dan bisnis baru, sekaligus mendukung pembangunan kawasan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas bisnis,” ungkap Agung, dalam siaran pers, Jumat (6/3).
Dalam pelaksanaannya, WIKA menerapkan berbagai inovasi konstruksi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pekerjaan. Beberapa inovasi yang telah diterapkan di antaranya Rebar Support Raft Foundation, Beton Decking Multi Dimensi, penggunaan Siku Capit Udang untuk menjaga kelurusan dan kesikuan kolom vertikal, serta metode pemasangan struktur baja skybridge pada lantai 11–12 yang menghubungkan antar bangunan.
Dia menambahkan, kehadiran Mandiri Financial Center PIK 2 diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat maupun pengembangan kawasan.
“WIKA optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengembangan kawasan,” katanya.
Ke depannya, WIKA berharap proyek tersebut dapat menjadi aset strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan, meningkatkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta memperkuat reputasi perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur dan bangunan berkualitas tinggi di Indonesia maupun tingkat internasional.
Baca Juga: Kejar Momentum THR, Shopee Gelar Puncak Big Ramadan Sale pada 9 Maret
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













