kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wilmar kesulitan menambah perkebunan di Indonesia


Rabu, 22 Februari 2012 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. Anak-anak di bawah usia 12 tahun di Amerika sangat mungkin mendapatkan vaksinasi virus corona paling cepat di akhir tahun. REUTERS/Brendan McDermid 


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Wilmar International Ltd mengaku kesulitan memperluas areal perkebunan di Indonesia karena ketatnya aturan pemerintah atas izin pengelolaan kehutanan. Hal tersebut disampaikan oleh Martua Sitorus, Chief Operating Officer Wilmar International.

"Kami akan mendorong lebih banyak memperluas perkebunan di Afrika," kata Martua saat melakukan media briefing di Singapura hari ini (22/2).

Saat ini, Wilmar tercatat memiliki perkebunan kelapa sawit di Indonesia, Malaysia dan Afrika. Sekitar 74% dari luas lahan itu berada di Indonesia, sementara di Afrika baru 1,9%. Sampai dengan 31 Desember 2011 lalu, luas tanam perkebunan milik Wilmar tercatat seluas 247.081 hektare (Ha).

Pada kuartal IV lalu, perusahaan perkebunan kelapa sawit ini melaporkan penurunan laba 1% dibanding kuartal IV tahun sebelumnya. Namun begitu, laba tahunannya naik 15%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×