kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.923   21,00   0,12%
  • IDX 7.514   -425,32   -5,36%
  • KOMPAS100 1.047   -63,61   -5,72%
  • LQ45 764   -41,34   -5,13%
  • ISSI 265   -17,60   -6,22%
  • IDX30 406   -20,61   -4,83%
  • IDXHIDIV20 498   -21,17   -4,08%
  • IDX80 118   -6,98   -5,60%
  • IDXV30 135   -6,02   -4,27%
  • IDXQ30 131   -6,19   -4,51%

Wintermar (WINS) Siapkan Mitigasi Risiko Geopolitik, Pantau Dampak Konflik TimTeng


Rabu, 04 Maret 2026 / 13:02 WIB
Wintermar (WINS) Siapkan Mitigasi Risiko Geopolitik, Pantau Dampak Konflik TimTeng


Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menyatakan eskalasi konflik Iran–Israel dan Amerika Serikat (AS) belum memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap permintaan jasa kapal pendukung migas (offshore vessel/OVS) perseroan. 

Meski demikian, manajemen terus memantau perkembangan situasi geopolitik global, khususnya di jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz.

Investor Relations WINS Pek Swan Layanto menjelaskan, hingga saat ini aktivitas operasional armada masih berjalan normal. Namun, perseroan menilai potensi eskalasi konflik dapat memicu volatilitas harga minyak dunia. 

Baca Juga: Bupati Pohuwato Pastikan Legalitas dan Kontribusi PT BJA ke Dua Perusahaan Jepang

Kondisi tersebut berpeluang mendorong peningkatan investasi dan aktivitas eksplorasi migas di wilayah di luar zona konflik guna menjaga ketahanan pasokan energi global.

“Jika konflik berlanjut, kenaikan harga minyak dapat mendorong peningkatan investasi eksplorasi migas di wilayah lain. Hal ini berpotensi meningkatkan permintaan kapal pendukung migas dan memberikan dampak positif terhadap operasional perusahaan,” ujar Pek Swan kepada Kontan, Senin (2/3/2026).

Dari sisi biaya, perseroan telah menyiapkan langkah mitigasi risiko, khususnya terkait asuransi kapal dan perlindungan awak. WINS menyebut telah memiliki perlindungan asuransi yang komprehensif bagi armada yang beroperasi di wilayah terdampak dinamika geopolitik.

Selain itu, perseroan secara aktif melakukan evaluasi terhadap alokasi armada. Penempatan kapal diprioritaskan pada wilayah dengan profil risiko geopolitik yang lebih stabil namun tetap memiliki potensi pertumbuhan yang solid. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan operasional sekaligus meminimalkan potensi gangguan.

 

Dalam perspektif jangka menengah, WINS menilai konflik di Timur Tengah berisiko mengganggu pasokan minyak dan gas dari kawasan tersebut. Dampak lanjutan berupa kenaikan harga minyak dinilai dapat mendorong investasi eksplorasi di wilayah lain.

Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan tarif sewa kapal (charter rate), mengingat kapal OVS merupakan bagian penting dalam mendukung operasional industri migas.

Dengan strategi mitigasi risiko dan fleksibilitas pengelolaan armada, WINS berharap dapat menjaga kinerja di tengah ketidakpastian geopolitik global, sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul dari potensi peningkatan aktivitas eksplorasi energi di luar kawasan konflik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×