kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.013   54,00   0,30%
  • IDX 5.868   -34,48   -0,58%
  • KOMPAS100 777   -5,25   -0,67%
  • LQ45 588   -1,78   -0,30%
  • ISSI 201   -0,27   -0,13%
  • IDX30 335   -0,33   -0,10%
  • IDXHIDIV20 415   1,73   0,42%
  • IDX80 88   -0,36   -0,41%
  • IDXV30 111   -0,10   -0,09%
  • IDXQ30 108   0,51   0,48%

Pemerintah Bakal Subsidi Impor Kedelai, Akindo: Pasokan Aman Hingga Akhir Tahun 2026


Kamis, 11 Juni 2026 / 13:06 WIB
Pemerintah Bakal Subsidi Impor Kedelai, Akindo: Pasokan Aman Hingga Akhir Tahun 2026
ILUSTRASI. Pemerintah subsidi kedelai impor


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa akan memberikan subsidi sebesar Rp 2.000 per kilogram (Kg) untuk 250.000 ton impor kedelai pada tahap pertama. Hal itu dilakukan untuk meredam dampak pelemahan rupiah terhadap harga komoditas kedelai.

Ketua Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) Hidayatullah Suralaga menyatakan bahwa pasokan kedelai impor saat ini masih aman. Menurut dia, pasokan kedelai impor diprediksi cukup hingga akhir tahun ini.

"Stok kedelai impor saat ini cukup aman, diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan +/- 2 bulan ke depan," ujar Hidayatullah kepada Kontan, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

Hidayatullah memastikan bahwa pasokan aman, sebab para importir memiliki komitmen untuk tetap menyediakan pasokan kedelai setiap bulan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kebutuhan dan permintaan kedelai masyarakat pada tahun ini diperkirakan relatif stabil pada kisaran 2,6 juta ton - 2,7 juta ton," kata dia.

Hidayatullah tidak ingin berkomentar secara detail mengenai pemberian subsidi biaya impor kedelai dari Pemerintah RI.

Diketahui, Menko Bidang Pangan Ri Zulhas mengungkapkan bahwa kebijakan pemberian subsidi tersebut dilakukan karena adanya ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor yang masih tinggi. Kondisi ini membuat harga kedelai rentan terpengaruh pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×