Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menggenjot produksi minyak melalui kegiatan workover pada 51 sumur eksisting. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju penurunan alami produksi sekaligus menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto mengungkapkan, workover menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan sumur-sumur yang sudah berproduksi. Melalui intervensi teknis yang terukur, perusahaan dapat memulihkan kinerja sumur sehingga tetap memberikan output optimal.
"Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi," kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Baca Juga: Strategi K3 SMGR Berbuah Efisiensi dan Produktivitas, Perkuat Daya Tahan Bisnis
Sepanjang 2025, kegiatan workover yang dilakukan PEP Zona 4 mencatatkan tambahan produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD). Intervensi tersebut juga berhasil mengaktifkan kembali sejumlah sumur yang sebelumnya berstatus suspend dan idle, seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23.
Djudjuwanto menambahkan, perusahaan akan melanjutkan program workover untuk memastikan keberlanjutan produksi dari sumur-sumur eksisting. Langkah ini dinilai krusial di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan migas tua.
Baca Juga: Volume Kendaraan di Ruas Tol Astra Infra Masih Melonjak 73% pada H+6 Lebaran
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PEP Zona 4 berada di bawah koordinasi SKK Migas wilayah Sumatera Bagian Selatan. Wilayah operasi Pertamina EP Zona 4 mencakup sejumlah lapangan di Sumatra Selatan, termasuk Prabumulih, Limau, Adera, Pendopo, dan Ramba, serta wilayah kerja lainnya yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













