kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Yamaha gabungkan produksi dan pemasaran


Selasa, 27 Desember 2011 / 02:58 WIB
Yamaha gabungkan produksi dan pemasaran
ILUSTRASI. Semakin gawat, 108 daerah berstatus zona merah corona per 17 Januari, ini rinciannya. KONTAN/Baihaki/20/01/2021.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Test Test

JAKARTA. Yamaha Indonesia terus berbenah dalam menghadapi persaingan. Mulai tahun depan, Yamaha Indonesia akan menyatukan manajemen produksi dan pemasaran.

Mulai 2012, Yamaha hanya akan menggunakan satu nama perusahaan saja, yakni PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baik untuk produksi maupun penjualan. Selama ini, YIMM hanya menangani masalah produksi sepeda motor. Sedangkan penjualan produk ditangani terpisah oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Dionisius Beti, Presiden Direktur YMKI dan Executive Vice President YIMM mengatakan, tujuan penggabungan itu untuk memperkuat daya saing perusahaan. “Semuanya akan terintegrasi dan fokus pada konsumen,” kata Dyonisius, Senin (26/12).

Dia menambahkan, dengan penggabungan itu tim produksi dan marketing akan menjadi satu. Begitu juga dengan jumlah produksi dan stok akan terintegrasi semua.

Langkah tersebut, menurut Beti akan memperkuat posisi perusahaan dalam hal penjualan. Apalagi, merek sepeda motor lain seperti Honda dan Suzuki juga menggabungkan produksi dan marketingnya.

Sekadar catatan, penjualan sepeda motor Yamaha sepanjang Januari-November 2011 telah mencapai 3,01 juta unit. Total penjualan sepeda motor di Indonesia sendiri hingga November mencapai 7,58 juta unit. Dengan demikian, Yamaha menguasai pangsa pasar 39,76%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×