kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Yuk mencici lengitnya cuan dari Kebab Pisang Kristpy (KPK)


Sabtu, 21 September 2019 / 14:23 WIB
Yuk mencici lengitnya cuan dari Kebab Pisang Kristpy (KPK)
ILUSTRASI. Kebab Pisang Krispy

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jika biasanya panganan asal timur tengah kebab identik dengan rasa gurih dari daging dan sayur namun kini ada inovasi dari camilan yang dibungkus dengan roti tortila tersebut. Kebab kini tak hanya disajikan dengan isian daging, pisang menjadi satu inovasi isian kebab.

Peluang usaha tersebut dijajal oleh Imam Fauzi owner Kebab Pisang Krispy (KPK) yang memulai bisnisnya sejak Juni 2018. Imam menyebut awalnya ia berbisnis es kepal milo namun hanya bertahan empat bulan.

Baca Juga: Bursa Sajadah hadirkan pusat oleh-oleh haji umrah dari Arab saudi

Awalnya Imam tak terpikir untuk menawarkan kemitraan dari KPK lantaran ia ingin fokus menambah jumlah gerai pribadi saat awal buka, namun banyak pelanggan yang kemudian tertarik menjadi mitra.

Saat ini sudah ada dua gerai mitra yang bergabung dan satu gerai pribadi yang semuanya ada di Brebes.

"Menurut saya potensi usaha kebab pisang insyaAllah semakin baik ke depannya karena ini inovasi baru dari sebuah kebab yang biasanya kebab di sajikan dengan olahan daging asap dan sayur kali ini saya menyajikannya berbeda, dengan isian buah pisang dengan banyak toping pilihan rasa. Dan ini banyak di sukai semua kalangan terutama anak remaja," jelas Imam saat dihubungi Kontan.co.id beberapa waktu lalu.

Ada sekitar 40 menu yang ada di KPK yang dibandrol mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 17.000 per biji. Imam menyebut menu di KPK memiliki keunggulan yaitu banyak pilihan rasa dan pembeli dapat meminta extra topping lalu dapat juga mengkombinasikan tiga sampai empat rasa dalam satu menu.

Baca Juga: Menjajal gurihnya laba dari potongan piza

Kemitraan sendiri terdapat tiga jenis yaitu, Paket YES dibandrol Rp 15 juta, Paket Reguler Rp 9,8 juta dan Paket Ekonomis Rp 6,9 juta. Fasilitas sendiri disebut Imam tergantung dari masing-masing besaran investasi.

"Kita ada booth, alat-alat dan bahan dari paket frenchise tersebut," ungkapnya.




TERBARU

Close [X]
×