CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Zankore by Indosat Dapat Utang Jumbo US$ 3,1 Miliar, Mau Bangun Apa?


Kamis, 10 September 2026 / 06:18 WIB
Zankore by Indosat Dapat Utang Jumbo US$ 3,1 Miliar, Mau Bangun Apa?
ILUSTRASI. Zankore by Indosat (Dok/Zankore by Indosat)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Zankore by Indosat memperbesar investasi di bisnis infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia dan Asia Tenggara.

Perusahaan mengantongi fasilitas pinjaman berjangka senior senilai US$ 3,1 miliar untuk mendukung pembangunan AI cloud berbasis teknologi NVIDIA.

Pendanaan tersebut dihimpun dari konsorsium lembaga keuangan regional dan internasional. Dana akan digunakan untuk pengadaan dan penerapan infrastruktur komputasi AI serta GPU cloud generasi terbaru.

Baca Juga: AISMOLI Minta Roadmap TKDN Motor Listrik Disesuaikan dengan Kesiapan Industri

Zankore by Indosat menyiapkan kapasitas awal hingga 100 megawatt (MW) untuk platform AI cloud tersebut.

Infrastruktur ini akan menggunakan teknologi komputasi AI full-stack dari NVIDIA dan dilengkapi kluster GPU berperforma tinggi untuk kebutuhan pelatihan maupun inferensi AI.

Direktur dan Chairman Zankore by Indosat Vikram Sinha mengatakan, kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan aplikasi AI dan agentic AI.

"AI menciptakan peluang yang sangat penting bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI," ujar Vikram dalam siaran pers, Rabu (9/9/2026).

Menurut Zankore by Indosat, layanan AI cloud tersebut akan menyasar perusahaan berbasis AI, korporasi, startup, pengembang (developer), hingga institusi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Platform tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan komputasi, mulai dari pengembangan dan fine-tuning model AI, inferensi skala besar hingga pengembangan aplikasi berbasis agentic AI.

Dari sisi model bisnis, Zankore by Indosat akan mengembangkan skema bagi hasil dan dukungan kredit seiring dengan pembangunan infrastruktur berdasarkan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: PERIKLINDO Dukung TKDN EV 60% pada 2027

Perusahaan menilai pendekatan tersebut dapat memperluas akses terhadap komputasi berakselerasi sekaligus membantu pelanggan mengembangkan bisnis AI dengan struktur modal yang lebih efisien.

Target Kapasitas 1 GW

Fasilitas pinjaman US$ 3,1 miliar ini menjadi salah satu pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia. Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif dalam transaksi tersebut.

Sementara itu, Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) bertindak sebagai senior mandated lead arrangers, underwriters, and bookrunners.

Pendanaan ini akan menjadi modal bagi Zankore by Indosat untuk mengubah rencana pembangunan infrastruktur AI menjadi kapasitas operasional yang dapat digunakan pelanggan.

Zankore by Indosat sebelumnya diluncurkan pada 6 Agustus 2026 melalui kolaborasi Ooredoo Group, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Nokia.

Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan pembangunan NVIDIA DSX AI Factory dengan kapasitas mencapai 1 gigawatt (GW). Adapun sekitar 200 MW kapasitas awal ditargetkan tersedia pada paruh pertama 2027.

Baca Juga: ExxonMobil Garap Peluang Bisnis Pelumas di Sektor Tambang

Dengan tambahan pendanaan terbaru, pembangunan kapasitas tersebut akan dilakukan secara bertahap. Setiap fase akan diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, ekosistem komersial, serta kemampuan operasional Zankore by Indosat.

Ekspansi tersebut menempatkan bisnis infrastruktur AI sebagai salah satu bagian penting dari pengembangan ekonomi digital Indonesia, di tengah meningkatnya kebutuhan kapasitas komputasi untuk pengembangan dan penggunaan teknologi AI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×