kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.199
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS616.094 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Bulog akan tingkatkan serapan gabah

Senin, 14 Mei 2018 / 22:04 WIB

Bulog akan tingkatkan serapan gabah
ILUSTRASI. Petani padi saat panen raya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, Perum Bulog berencana meningkatkan serapan gabah. Direktur Pengadaan Bulog Andrianto Wahyu Adi mengatakan, Bulog berupaya meningkatkan serapan gabah menjadi 25% dari total pengadaan gabah atau beras.

“Kalau sekarang serapan gabah baru 10% dari total pengadaan. Kami merencanakan pengadaan gabah akan meningkat tetapi pengadaan beras tetap akan kami lakukan,” ujar Andrianto di gedung Bulog, Senin (14/5).

Menurut Andrianto, pengingkatkan serapan gabah ini pun akan dilakukan secara bertahap. Apalagi menurutnya, masalah penyerapan gabah ini pun berkaitan dengan kerjasama dengan petani dan ketersediaan fasilitas pasca panen.

Andrianto menjelaskan, untuk meningkatkan serapan gabah ini Bulog akan berupaya meningkatkan satuan kerja yang bertugas untuk menyerap gabah dari petani. Menurutnya, untuk bisa meningkatkan serapan gabah, maka hubungan di tingkat on farm harus ditingkatkan.

Namun, Andrianto pun menyadari berhubungan langsung dengan petani bukan hal yang mudah dilakukan. Karena itu, selain menjalin kerjasama dengan petani, Bulog pun akan bekerja sama gabungan kelompok petani (gapoktan). “Gapoktan inilah yang akan mendapatkan dryer antara lain dari kementan,” ujar Andrianto.

Andrianto pun mengatakan, pihaknya akan meningkatkan fasilitas pengeringan. Saat ini Bulog memiliki gudang dengan kapasitas penyimpanan sebesar 3,9 juta ton. Menurut Andrianto, kapasitas tersebut akan cukup menyimpan gabah, tetapi fasilitas pengeringnya masih terbatas. Apalagi, saat ini Bulog baru memiliki 103 unit dryer dengan masing-masing unit memiliki kapasitas 30 ton per hari.

“Untuk menyimpan gabah itu kami bisa. Namun idealnya adalah memiliki silo. Gudang biasa juga bisa menyimpan gabah, tetapi kadar air adalah kunci,” ujar Andrianto.

Sementara itu, sampai Minggu (13/5), Bulog memiliki stok beras sebanyak 1.26 juta ton. Dari total beras tersebut 106.786 ton merupakan beras komersial. Selain berasal dari pengadaan dalam negeri, beras tersebut pun diadakan lewat impor. Beras yang masuk melalui impor sebanyak 453.787 ton.

 


Reporter: Lidya Yuniartha
Editor: Sofyan Hidayat

BULOG

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.1685 || diagnostic_web = 0.3352

Close [X]
×