INDUSTRI
Berita
Impor sapi dibatasi, industri pengolahan daging menjerit

DAMPAK PEMBATASAN IMPOR SAPI

Impor sapi dibatasi, industri pengolahan daging menjerit


Telah dibaca sebanyak 1172 kali
Impor sapi dibatasi, industri pengolahan daging menjerit

JAKARTA. Keputusan pemerintah untuk memangkas kuota impor daging sapi tahun ini dikhawatirkan mengguncang bisnis sektor peternakan dari hulu sampai hilir, dari penggemukan sampai pengolahan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Tetap Agribisnis Peternakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Juan Permata Adoe.

Juan mengatakan, perputaran uang dari industri terkait penggemukan sapi sampai dengan pengolahan dan distribusi mencapai Rp Rp 35 triliun per tahun. Oleh karena itu, Juan berharap agar pemerintah mengkaji ulang pemangkasan kuota impor sapi itu.

Ia bilang, gangguan impor sapi bakalan yang pernah terjadi tahun 2011, membuat kinerja pabrik pengolahan daging miliknya terganggu. "Daging lokal ada masalah dengan standar," terang Juan kepada KONTAN, di Jakarta (11/1)

Lebih detail, Presiden Direktur PT Bina Mentari Tunggal itu menjelaskan, produksi produk olahan dagingnya terganggu karena kekurangan bahan baku daging impor. Saat itu, produktifitas produksi perusahaan milik Juan itu turun 40% menjadi 3.000 ton dari produksi normal 5.000 ton. "Tahun ini saya bertahan produksi 3.000 ton sudah bagus karena akan ada masalah bahan baku," terang Juan.

Telah dibaca sebanyak 1172 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..