kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Inilah sektor unggulan Indonesia menghadapi MEA


Senin, 05 Mei 2014 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Sayap-Sayap Patah dibintangi Nicholas Saputra dan Ariel Tatum baru tayang di Netflix, masuk dalam jajaran top film Netflix hari ini.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan ada beberapa sektor unggulan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Paling utama adalah sektor otomotif. Selain otomotif, yang saat ini terlihat peningkatan ekspor adalah perhiasan (112,5%), bahan kimia organik (41,4%), produk perikanan dan udang (22,4%), dan berbagai produk kimia (17,6%).

"Itu akan menjadi sektor unggulan kita kedepan. Yang menggembirakan adalah peningkatan ekspor perikanan atau udang yang biasanya turun dari tahun ke tahun," kata Lutfi, Senin (5/5).

Menurut Lutfi, hasil nilai ekspor yang didapat sekarang memerlukan kedisiplinan pemerintah baik kebijakan bidang fiskal atau moneter.
"Kita lihat turunnya impor kendaraan bermotor dan pesawat terbang dibarengi dengan peningkatan ekspor dari perhiasan dan otomotif," ujar Lutfi.

Sementara itu, ekspor nonmigas Indonesia ke Amerika Serikat pada kuartal I 2014 meningkat 2,0%. Sedangkan, ekspor ke negara emerging market naik terutama negara ke Afrika Selatan (147,9%), Iran (67,7%), Uni Emirat Arab (67,1%), dan Nigeria (58,1%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×