kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Inilah sektor unggulan Indonesia menghadapi MEA


Senin, 05 Mei 2014 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Sayap-Sayap Patah dibintangi Nicholas Saputra dan Ariel Tatum baru tayang di Netflix, masuk dalam jajaran top film Netflix hari ini.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan ada beberapa sektor unggulan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Paling utama adalah sektor otomotif. Selain otomotif, yang saat ini terlihat peningkatan ekspor adalah perhiasan (112,5%), bahan kimia organik (41,4%), produk perikanan dan udang (22,4%), dan berbagai produk kimia (17,6%).

"Itu akan menjadi sektor unggulan kita kedepan. Yang menggembirakan adalah peningkatan ekspor perikanan atau udang yang biasanya turun dari tahun ke tahun," kata Lutfi, Senin (5/5).

Menurut Lutfi, hasil nilai ekspor yang didapat sekarang memerlukan kedisiplinan pemerintah baik kebijakan bidang fiskal atau moneter.
"Kita lihat turunnya impor kendaraan bermotor dan pesawat terbang dibarengi dengan peningkatan ekspor dari perhiasan dan otomotif," ujar Lutfi.

Sementara itu, ekspor nonmigas Indonesia ke Amerika Serikat pada kuartal I 2014 meningkat 2,0%. Sedangkan, ekspor ke negara emerging market naik terutama negara ke Afrika Selatan (147,9%), Iran (67,7%), Uni Emirat Arab (67,1%), dan Nigeria (58,1%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×