INDUSTRI
Berita
Net TV dan Space Toon merger bukan akuisisi?

TELEVISI BARU

Net TV dan Space Toon merger bukan akuisisi?


Telah dibaca sebanyak 3442 kali
Net TV dan Space Toon merger bukan akuisisi?

JAKARTA. PT Net Mediatama Indonesia pemilik stasiun televisi Net TV sudah melakukan siaran percobaan sejak pekan lalu. Stasiun televisi yang dirintis eks bos Trans TV, Wishnutama tersebut akan launching pada 26 Mei 2013 mendatang.

Dalam beroperasi, Net TV memakai frekuensi UHF milik Space Toon, televisi yang selama ini rutin menayangkan film karton yang banyak disenangi anak-anak. Mengenai pemakaian frekuensi publik tersebut, diakui oleh pihak Net TV.

Yeni, Sekretaris Pribadi Wishnutama bilang, Net TV memang memakai frekuensi Space Toon, karena kedua usaha tersebut sudah melakukan merger. Sayangnya, Yani enggan menjelaskan secara detail, dengan alasan dirinya bukan bagian manajemen Net TV.

Yeni bilang, pihaknya sengaja membiarkan informasi soal Net TV berembus simpang siur. "Biarkan saja simpang siur, mungkin memang dibuat untuk simpang siur. Kan nanti ada faktanya, kita lihat semua," kata Yeni.

KONTAN sudah berusaha meminta wawancara dengan Wishnutama, namun Yeni tak memberikan kesempatan tersebut dengan beragam alasan. Sebelumnya, Komisi Penyiaran Independen (KPI) menyatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi soal Net TV.

Begitu juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang belum bisa memastikan mengenai status siaran dari Net TV saat ini.

Sudah lapor KPI dan Kemkominfo

Selain itu, Yeni menyebutkan, bahwa Net TV juga sudah melaporkan aktivitasnya ke dua lembaga yang terkait dengan penyiaran. Baik itu dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) maupun dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Kan sudah tayang (Net TV) dan sudah ganti logo, berarti sudah lapor ke KPI dan Kemkominfo," klaim Yeni sepihak. Padahal, sebelumnya, Dadang Rahmat, selaku Komisioner KPI mengaku, sampai Senin (205), KPI belum menerima laporan akuisisi Space Toon oleh NET maupun kabar perubahan acara pada siaran Space Toon.

"Sampai sekarang kami belum menerima soal perubahan kepemilikan dan program acara Spacetoon," ujar Dadang kepada KONTAN, Senin (20/5).

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 3442 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..