kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.612
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS597.932 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

PLN tambah 240 MW listrik Sumatera bagian utara

Senin, 19 Juni 2017 / 21:34 WIB

PLN tambah 240 MW listrik Sumatera bagian utara

MEDAN. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berusaha menambah pasokan listrik. Salah satu cara instannya adalah dengan menyewa kapal Pembangkit Listrik Terapung atau Marine Vessel Power Plant (MVPP).

Salah satu kapal MVPP yaitu MVPP Onur Sultan yang berada di Medan pun baru saja beroperasi pada Juni ini. Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar meninjau langsung MVPP berkapasitas 240 MW tersebut pada Senin (19/6) di Belawan, Sumatera Utara.

Kunjungan ini juga sekaligus untuk melihat kesiapan pasokan listrik Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) jelang Lebaran. Dalam kunjungannya ini, Arcandra didampingi Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin.

Arcandra menyebut kehadiran MVPP di Medan ini sangat membantu untuk meningkatkan tambahan pasokan listrik di Sistem Sumatera bagian Utara (Sumbagut). Apalagi menurut Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin, sejak dinyatakan beroperasi secara commercial (COD) pada tanggal 15 Juni lalu, pasokan listrik dari MVPP Onur Sultan sudah bisa meningkatkan cadangan daya listrik PLN di wilayah Sumbagut.

"Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP, saat ini daya sistem Sumbagut menjadi 2.223 MW, dengan beban puncak tertinggi Sumut 1.558 MW dan Aceh 355 MW, dengan ini cadangan daya di Sumbagut menjadi 310 MW" ujar Amir.

Lebih lanjut Amir bilang adanya tambahan daya ini akan sangat penting untuk keandalan sistem serta membuka ruang yang cukup untuk melayani para pelanggan baru di Sumut dan Aceh. MVPP Onur Sultan sendiri tercatat memiliki panjang 300 meter dan lebar 50 meter.

Kapal ini dilengkapi mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW/unit, dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2×15 MW. Salah satu kelebihan MVPP ini adalah memiliki kemampuan dual fuel yang dapat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Heavy Fuel Oil (HFO) dan juga bahan bakar gas (BBG).

Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama 5 tahun ke depan ini juga memiliki beberapa kelebihan lainnya, yaitu tidak membutuhkan lahan untuk membangun, mobilitas relokasi cepat, fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar, konsumsi bahan bakar lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif lebih rendah. Hadirnya kapal pembangkit listrik ini merupakan solusi cepat untuk pemenuhan kebutuhan listrik sambil menunggu pembangkit permanen selesai dibangun.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Hendra Gunawan
Berita terbaru Industri

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
21 March 2018 - 22 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]