kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Smartfren tepis kabar merger dengan Indosat

Rabu, 14 Juni 2017 / 20:46 WIB

Smartfren tepis kabar merger dengan Indosat

JAKARTA. Santer kabar bakal bergabungnya dua operator telekomunikasi, Smartfren dan Indosat. Pemicunya, yaitu adanya produk Andromax yang sepaket dengan simcard Indosat Ooredoo.

Namun, Direktur PT Smartfren Telecom Tbk Merza Fachyz menyangkal kabar tersebut. Menurutnya, bundling produk tersebut bukan produk resmi dari Smartfren. "Saya yakin itu hanya kreatifitas pasar. Andromax itu kan dual sim, sim kedua bisa open untuk semua operator jadi tergantung distributor inginnya seperti apa," kilahnya, Rabu (14/6).

Menurut Merza, tidak ada teguran untuk distributor yang melakukan bundling tersebut. Peraturan Smartfren, menurutnya, tidak terlalu ketat.

Kabar merger kedua operator ini semakin kuat menyusul telah diambilnya satelit dan optik moratel Indosat oleh Sinarmas. Terkait hal ini, Merza mengaku belum ada network sharing dengan Indosat. "Sejauh yang saya tahu, belum ada penjajakan," ujarnya.

Ditemui terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku, belum mengetahui tentang hal ini. Namun sama dengan Merza, ia berasumsi bahwa hal tersebut merupakan keputusan distributor. "Mungkin itu bentuk compliment. Kan multiband, ya bentuk kreatifitas saja," ujarnya.

 


Reporter Siti Maghfirah, Tantyo Prasetya
Editor : Dupla Kartini
Berita terbaru Industri

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]