kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2009, Ekspor Beras Hanya untuk Jenis Premium


Selasa, 23 Desember 2008 / 16:00 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Ekspor beras pada 2009 hanya akan dilakukan untuk beras jenis premium dengan patahan 5%. Namun, kepastian ekspor hanya akan dilakukan jika kondisi pangan terutama beras sudah benar-benar aman.

Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar mengatakan ekspor beras berkualitas tinggi akan dilakukan Bulog sebagai langkah awal ekspor-ekspor selanjutnya. Bebebapa jenis beras yang menurutnya memenuhi kriteria tersebut adalah beras Pandan Wangi, beras Cianjur, beras Organik dan beras Padi Mulia.

"Jika indikator perekonomian Indonesia membaik dan produksi tinggi dimungkinkan untuk ekspor beras kualitas menengah atau medium," kata Mustafa di Jakarta, Selasa (23/12). Walaupun segmennya terbatas namun margin harga antara di dalam dan di luar negeri cukup mengiurkan.

Untuk beras premium, beberapa negara yang sudah melakukan pemesanan antara lain dari Hongkong, Jepang dan Amerika Serikat. Untuk beras menengah atau medium beberapa negara yang telah siap menerima hasil bumi Indonesia itu antara lain Malaysia, Timor Leste, Filipina dan Brunei Darussalam.

"Malaysia sudah resmi mengajukan untuk impor beras jenis medium tapi yang besar Filipina, rencana ini sudah dibicarakan dengan Departemen Perdagangan dan Departemen Pertanian," kata Mustafa. Beberapa pengusaha dalam negeri juga telah banyak mendekati Bulog untuk mengajak kerjasama dalam hal ekspor impor ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×