kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

2011, China butuh rumput laut 50.000 ton


Jumat, 24 September 2010 / 10:10 WIB


Reporter: Raka Mahesa W

JAKARTA. Peluang Indonesia meningkatkan ekpor rumput laut ke China terbuka lebar, seiring meningkatnya kebutuhan China. Apalagi, Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) sudah berlaku. Dus, tidak ada pungutan bea masuk rumput laut dari Indonesia.

Saut Hutagalung, Direktur Pemasaran Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjelaskan, saat ini China siap menyerap produksi rumput laut Indonesia jika Indonesia bisa menigkatkan produksinya. “Menurut importir China, China masih membutuhkan lebih banyak rumput cottoni,” ujar Saut di Jakarta, Kamis (23/9).

Pada 17-19 September 2010 , KKP, pemerintah daerah dan pengusaha rumput laut Indonesia telah melakukan pertemuan dengan para importir laut China. Selama pertemuan tersebut salah satu importir China di Shanghai menaikan target impornya dari sebelumnya ditahun 2010 sekitar 25.000 ton menjadi 50.000 ton pada tahun 2011.

Selama ini Indonesia memasok 35-45 % kebutuhan rumput laut China. China sendiri mengimpor 60.000 ton-70.000 ton rumput laut cottoni. Menurut Dean Novel, direktur iPasar kebutuhan China akan rumput laut cottoni akan terus meningkat karena digunakan untuk bahan kimia dan bahan baku kosmetik.

China sendiri tidak bisa memenuhi kebutuhan rumput laut dari produksi dalam negerinya. Pasalnya, dalam satu tahun suhu laut di china terlalu dingin dan hanya tiga bulan diantaranya yang memungkinkan untuk ditanami rumput laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×