kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

2015, Honda menargetkan penjualan capai 210.000


Senin, 04 Juni 2012 / 11:47 WIB
2015, Honda menargetkan penjualan capai 210.000
ILUSTRASI. Cara mendeteksi gejala rematik sejak awal, jangan tunggu sampai parah


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Edy Can

KARAWANG. PT Honda Prospect Motor (HPM) menargetkan penjualan mencapai 210.000 unit pada 2015 mendatang. Kenaikan target penjualan ini seiring dengan pembangunan pabrik baru yang akan selesai pada 2014 mendatang.

Pada 15 Maret 2012 lalu, HPM telah mengumumkan pembangunan pabrik baru dengan nilai investasi sebesar Rp 3,1 triliun. Produsen otomotif ini akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik menjadi 180.000 unit per tahun dari sebelumnya 60.000 unit per tahun dengan pabrik baru ini.

Takanobu Ito Chief Executive Officer(CEO) and Representative Director Honda Motor Co., Ltd menuturkan, Indonesia merupakan pasar yang penting untuk Honda dengan potensi besar di pasar otomotif. "Pabrik baru Honda di Indonesia nantinya akan memproduksi berbagai produk baru salah satunya seperti Honda Brio," ujarnya kepada Kontan, dalam acara peresmian pembangunan Pabrik Baru Honda di Karawang, Senin (4/6).

Menurut Ito, pabrik baru Honda akan mampu menyerap 2.000 - 5.000 tenaga kerja baru dari jumlah karyawan yang ada saat ini sebanyak 3.600 orang. Dengan ekspansi ini HPM berambisi akan menguasai pasar otomotif dalam beberapa tahun ke depan.

HPM juga berencana memperluas jaringan purna jual dengan menargetkan jumlah outlet mencapai 150 outlet pada tahun 2014 untuk mendukung target penjualan. Saat ini jumlah outlet purna jual HPM mencapai 62 outlet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×