kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

70% transaksi jual beli emas di BukaEmas dilakukan oleh pelapak Bukalapak


Kamis, 26 April 2018 / 15:31 WIB
70% transaksi jual beli emas di BukaEmas dilakukan oleh pelapak Bukalapak
ILUSTRASI. Menkop dan UKM Yakin UKM Bukalapak Tembus 8 Juta di 2020


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jual beli emas semakin semarak. Apalagi kini jual beli emas bisa dilakukan secara online. Salah satu pelaku e-commerce yang membidik bisnis jual beli emas adalah Bukalapak.

"Saat ini terdapat hampir 200.000 pengguna yang jual beli emas melalui BukaEmas di Bukalapak. Angka ini terus bertambah. Pengguna layanan BukaEmas didominasi pelapak Bukalapak," ujar Evi Andarini, Corporate Communication Manager Bukalapak kepada Kontan.co.id, Kamis (26/4).

Berdasarkan data Bukalapak, perbandingan pelapak dan konsumen yang menggunakan layanan BukaEmas yakni sebesar 70% untuk pelapak dan 30% untuk konsumen yang biasa berbelanja di Bukalapak. Hingga akhir tahun ini, Evi bilang Bukalapak menargetkan pengguna BukaEmas mencapai 500.000 pengguna.

Berbicara mengenai strategi menghadapi kompetitor, Evi bilang BukaEmas selalu memberikan kemudahan bagi para pengguna Bukalapak. Mulai dari segi proses, beragam metode pembayaran, dan keamanan transaksi emas. "Ke depan kita akan memanfaatkan lebih banyak lagu inovasi untuk mengembangkan fitur BukaEmas," tutur Evi.

Sayangnya Evi tidak merinci total emas yang sudah dijualbelikan di Bukalapak melalui BukaEmas. 

Asal tahu saja, BukaEmas pertama kali diluncurkan pada Juni 2017. Menjalankan layanan ini Bukalapak bekerjasama dengan PT Sinar Rezeki Handal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×