kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada corona, dua vendor ponsel ini pacu penjualan digital


Minggu, 14 Juni 2020 / 20:57 WIB
Ada corona, dua vendor ponsel ini pacu penjualan digital
ILUSTRASI. Ponsel. REUTERS/Jason Lee


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kuartal kedua tahun ini menjadi periode yang menantang bagi pelaku industri gawai. Salah satu tantangan berasal dari penutupan sementara sejumlah pertokoan di tengah merebaknya pagebluk corona (covid-19).

Menyikapi kondisi yang demikian, beberapa vendor gawai memutuskan untuk memacu penjualan secara digital guna menyiasati kondisi hal ini. Realme Indonesia misalnya, vendor gawai ini baru saja membuka saluran penjualan melalui Whatsapp

Baca Juga: Ini tanggapan Kemkominfo soal ponsel ilegal masih mendapat jaringan seluler

Melalui saluran tersebut, pembeli dapat berbelanja produk-produk Realme Indonesia tanpa perlu ke luar rumah untuk mengunjungi toko fisik. Petugas frontliner akan membantu pembeli menemukan gawai yang sesuai dengan kebutuhan konsumen serta mengirimkannya ke rumah pembeli. 

Tidak hanya itu, Realme Indonesia juga memperluas jangkauan penjualan digitalnya dengan membuka toko resmi di JD.ID. Upaya untuk menjaga penjualan di kanal-kanal e-commerce eksisting juga terus dilakukan.

“Kami mengamati tren signifikan orang yang membeli ponsel pintar secara online untuk meminimalkan potensi risiko, itulah sebabnya kami memperkuat penjualan online kami,” kata Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia kepada Kontan.co.id, Sabtu (13/6).

Dengan adanya sejumlah upaya di atas, Realme Indonesia mengklaim mampu menjaga kinerja penjualan digital di tengah tren penurunan pasar secara umum sehingga besarannya mampu menyamai tingkat penjualan Realme Indonesia pada kondisi normal. Sayannya, besaran angkaya tidak disebutkan. 

Baca Juga: Ini penyebab kinerja penjualan OPPO Indonesia tetap kokoh di tengah pandemi corona




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×