kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Ada pandemi virus corona, Petrokimia Gresik malah genjot ekspor pupuk


Selasa, 31 Maret 2020 / 19:39 WIB
Direktur Pemasaran Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kiri) meninjau pemuatan pupuk urea di Pelabuhan Petrokimia Gresik untuk diekspor ke Meksiko


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona tak menyurutkan niat Petrokimia Gresik untuk menggenjot ekspor di tahun ini. Buktinya, perusahaan perusahaan solusi agroindustri yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini optimistis dapat mengerek ekspor 10% di tahun ini. 

Rasa optimistis ini timbul karena masih terbukanya peluang permintaan dari negara lain yang cukup tinggi di tengah pandemi virus corona. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menjelaskan, pandemi virus corona yang melanda sebagian besar dunia saat ini sangat berdampak terhadap perdagangan dan perekonomian global. Namun sebaliknya, hal ini tidak mengganggu kinerja ekspor dari pupuk Petrokimia Gresik.

“Justru menjadi peluang, karena demand dari berbagai negara tetap tinggi, namun suplai-nya berkurang karena negara-negara penyuplai pupuk seperti China menghentikan ekspor akibat pandemi Covid-19,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Jumat (27/3). 

Baca Juga: Petrokimia Gresik akan ekspor 203.000 ton pupuk ke India dan Meksiko

Rahmad optimistis, pada tahun 2020 ini Petrokimia Gresik akan kembali mencetak rekor penjualan ekspor. Perusahaan menargetkan ekspor pupuk komersil ZK, NPK, NPS, dan Urea sebanyak 435.000 ton, atau naik 10% dari ekspor di 2019 yang mencapai 392.000 ton. Ini juga menjadi rekor terbesar bagi Petrokimia Gresik.

“Kami berharap upaya ekspor ini juga dapat membantu pemerintah dalam menekan defisit neraca perdagangan,” jelas Rahmad.

Asal tahu saja, sebelumnya Rahmad mengumumkan  akan mengekspor 203.000 ton pupuk ke India dan Meksiko selama sebulan ke depan. Adapun pupuk yang diekspor terdiri dari 125.000 ton pupuk NPS dan 78.000 ton pupuk Urea. 

Adapun 125.000 ton pupuk NPS tersebut akan diekspor ke India. Sedangkan pupuk Urea, sebanyak 45.000 ton ke India dan 33.000 ton ke Meksiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×