CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,33   10,53   1.04%
  • EMAS995.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Ada PPKM, Trans Retail Indonesia catatkan penjualan online naik 10%


Senin, 16 Agustus 2021 / 10:42 WIB
Ada PPKM, Trans Retail Indonesia catatkan penjualan online naik 10%
ILUSTRASI. gerai Transmart milik Trans Retail Indonesia


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan PPKM yang dilakukan pemerintah untuk menghadang penyebaran virus corona (Covid-19) membuat PT Trans Retail Indonesia mengatur strategi guna mengerek penjualannya. 

Salah satu strategi utama yang dilakukan perusahaan adalah dengan menggenjot penjualan pada platform digital. Tak heran jika selama PPKM, Transmart melalui layanan Trans Home Dailivery mencatat pertumbuhan penjualan online hingga 10%. 

Satria Hamid, Vice President Corporate Communications Transmart Carrefour mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program promosi khusus secara tematik yang berbeda setiap harinya guna terus menggenjot penjualan. Dengan harapan, hal itu dapat turut mendongkrak penjualan Trans Retail di tahun ini. 

“Di tengah PPKM tentunya layanan dari digital akan mempermudah konsumen berbelanja, sehingga Transmart telah mengantisipasi permintaan konsumen dengan melakukan promosi yang gencar lewat media online, menghadirkan layanan Trans Home Delivery, pemasaran melalui Facebook, instagram , situs carrefour maupun offline,” ujar dia saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (15/8). 

Di tengah PPKM, Transmart sebenarnya juga masih membuka layanan secara offline meskipun kapasitas pengunjung terbatas. “Kami sangat mengupayakan agar tidak adanya PHK terhadap karyawan. Meski selama PPKM ini kami menggunakan metode bekerja secara bergilir atau ada shiftnya,” tambah dia.

Baca Juga: Hero Supermarket (HERO) pastikan gerai keempat IKEA beroperasi di akhir 2021

Satria bilang, meski ada kebijakan PPKM, Transmart dapat tetap beradaptasi lewat beberapa strateginya untuk bisa mendatangkan pengunjung secara offline. 

Meski tak mudah, rangsangan konsumen untuk datang ke gerai offline di nilai menjadi tantangan tersendiri. Sehingga salah satu strateginya adalah memastikan konsumen bahwa semua karyawan Transmart telah divaksin, protokol kesehatan yang sangat ketat hingga menghadirkan promo paket tematik misalnya seperti paket imunitas di mana dalam satu paket telah tersedia cukup lengkap kebutuhan-kebutuhan menjaga daya tahan tubuh, hand sanitizer, dan lain-lain. 

“Dampak dari PPKM ini tentunya juga adanya penahanan kunjungan dari konsumen itu, tapi bagaimana kita bisa menyiasatinya yakni lewat layanan digital kami di Home Dailivery,” ujarnya. 

Tercatat, sampai dengan saat ini total gerai Transmart sekitar 134 gerai. 

 

Selanjutnya: Laba bersih Bank BNI (BBNI) melesat 12,8% di semester I-2021

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×