kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Adaro Energy (ADRO) Mulai Ekspor ke Pasar Eropa


Senin, 18 April 2022 / 20:24 WIB
Adaro Energy (ADRO) Mulai Ekspor ke Pasar Eropa
ILUSTRASI. Pertambangan batubara ADARO Indonesia PT Adaro Energy Tbk ADRO


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mulai memasuki pasar Eropa. Hal tersebut seiring terjadinya disrupsi energi di benua biru akibat konflik Rusia-Ukraina.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer ADRO Garibaldi Thohir memproyeksikan permintaan batubara tahun ini akan tetap kuat. Hal tersebut terlihat dari masih tingginya harga batubara selama kuartal pertama kemarin akibat disrupsi kebutuhan negara eropa yang menggantungkan energi dari Rusia.

Dia juga menyebut, bahkan sudah mulai adanya permintaan dari Eropa ke Indonesia. "Jadi, so far so good untuk kuartal pertama ini," ujar dia dalam temu media secara virtual, Senin (18/4).

Baca Juga: Ada Wacana Entitas Khusus Batubara, Ini Kata Adaro Energy (ADRO)

Chief Financial Officer ADRO, Luckman Lie menambahkan pihaknya juga sudah mulai mengirimkan batubara ke pasar Eropa. "Masih sangat kecil, hanya 2-3 kapal saja," ujar dia.

Walau demikian, ADRO tetap akan berkomitmen kepada pelanggan existing dari negara-negara Asia yang mana sudah memiliki kontrak jangka panjang. Sedangkan, pengiriman ke Eropa tersebut hanya penjualan spot saja.

Maklum, pelanggan terbesar ADRO memang berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur yang menduduki posisi tertinggi untuk destinasi ekspor yang masing masing mengambil porsi 20%, lalu China 19% penjualan, India 11% dan sebanyak 2% ke negara-negara lainnya.

Baca Juga: Adaro Energy Indonesia (ADRO) Fokus Efisiensi dan Jaga Kinerja Operasional

Garibaldi melanjutkan, dengan potensi-potensi yang ada dirinya juga terus menekankan untuk menggenjot produksi. Tahun ini, ADRO menargetkan produksi batubara 58 juta ton – 60 juta ton dengan nisbah kupas 4,1 kali di tahun 2022.

Dengan target tersebut, ADRO membidik pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi alias Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar US$ 1,9 miliar–US$ 2,2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×