kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AETS akan memangkas ekspor karet 350.000 ton


Kamis, 07 Desember 2017 / 17:46 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) yang direncanakan berlaku pada bulan Desember 2017 akan memangkas ekspor karet 350.000 ton.

"Kuota pemangkasan ekspor yang diusulkan untuk total sebesar 350.000 ton," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu), Kementerian Perdagangan (Kemdag), Oke Nurwan, Kamis (7/12).

Namun, jumlah tersebut masih akan dibahas pada pertemuan International Tripartite Rubber Council (ITRC). Rencananya pertemuan ITRC untuk membahas hal tersebut akan dilakukan pada 13 Desember 2017.

Turunnya harga karet membuat negara produsen perlu mencari solusi. Mekanisme yang diusulkan oleh ITRC adalah menggunakan instrumen AETS.

Pertemuan ITRC mendatang akan membahas mengenai volume dan jangka waktu penerapan AETS. Selain anggota ITRC yaitu Indonesia, Thailand, dan Malaysia, Vietnam juga akan diminta untuk ikut serta dalam penerapan AETS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×