kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Agung Sedayu dan Sinar Mas Group Mulai Ground Breaking di IKN September 2023


Rabu, 06 September 2023 / 08:07 WIB
Agung Sedayu dan Sinar Mas Group Mulai Ground Breaking di IKN September 2023
ILUSTRASI. Pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan saat mengunjungi proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikejar. Hal ini tidak terlepas dari target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menggelar upacara 17 Agustus 2024 di IKN, Kalimantan Timur.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, perusahaan swasta lokal seperti Agung Sedayu Group dan Sinar Mas Group akan mulai membangun proyek hotel dan restoran di IKN pada pertengahan September 2023.

"Nanti pertengahan September saya rencana untuk melakukan ground breaking dengan teman-teman investor yang melakukan investasi di IKN. Ada dari Agung Sedayu Group, kemudian Sinar Mas Group," ujar Bahlil kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senin (4/9).

Baca Juga: Investor Kawasan Borneo Diajak Investasi di IKN

Ia menyebut, proses pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke IKN pada Agustus yang lalu.

Nah, untuk pembangunan tahap pertama ini akan ada berbagai fasilitas yang dibangun seperti hotel, rumah sakit, restoran hingga ruangan rapat.

"Karena kita targetnya adalah harus upacara di IKN untuk tahun depan 17 Agustus, maka pada cluster a1 sudah harus terselesaikan sebelum Agustus," katanya.

Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara telah menerima 270 minat investasi dari calon investor atau letter of intent (LoI) untuk IKN baik dari dalam negeri maupun luar Indonesia.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono mengatakan, total investasi swasta ke sektor hiburan di IKN telah mencapai Rp 20 triliun atau hampir sekitar seperempat persen dari total pendanaan pembangunan untuk swasta.

Baca Juga: Bertema IKN, Ini Cara Unik Indonesia Sambut Pemimpin ASEAN

Khusus untuk ASEAN, yakni Malaysia, terdapat dua perusahaan properti yang telah berkomitmen untuk membangun 20 tower rumah susun atau rusun di IKN.

Dua perusahaan tersebut tengah melakukan studi kelayakan untuk kemudian menunggu evaluasi dari pemerintah sebelum mendapatkan izin untuk memulai pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×