kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

AirAsia keberatan bea masuk impor pesawat


Senin, 08 Desember 2014 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Analis menyebut, hasil uji studi PT Merdeka Copper Gold Tbk tak sesuai dengan proyeksi awal


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT AirAsia Indonesia mengaku keberatan dengan adanya bea masuk untuk impor pesawat. Pasalnya AirAsia sampai saat ini selalu memesan pesawat buatan Prancis.

CEO AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko meminta kepada Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk menghapus bea masuk. Sunu berharap Bambang mengerti industri penerbangan dalam negeri saat ini sedang terguncang akibat pelemahan mata uang rupiah terhadap dollar AS.

"Kita sudah bicarakan ini ke Kemenkeu, ke Pak Menkeu tanggapi serius masalah ini," ujar Sunu di bilangan SCBD, Senin (8/12).

Menurut Sunu jika bea masuk dihapus untuk impor pesawat, industri penerbangan bisa bergairah lagi. Selain itu daya saing maskapai dalam negeri bisa sangat terbantu menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Open Sky 2015.

"Supaya pada saat open sky kita punya daya saing yang sama dengan maskapai Internasional," jelas Sunu.

Sunu memaparkan hanya di Indonesia saja yang diberlakukan bea masuk untuk impor pesawat. Sunu pun menagih janji pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mendukung industri penerbangan saat ini.

"Menghapus bea masuk itu janji mereka (Kemenkeu). Pajak ini sangat pengaruhi kita," papar Sunu. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×