kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

AISI berharap ekspor motor tumbuh lebih dari 10%


Minggu, 16 Juli 2017 / 21:30 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), optimis dapat memenuhi permintaan pemerintah yang menginginkan produsen kendaraan roda dua bisa meningkatkan ekspornya.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala mengatakan, tahun ini para produsen akan menggenjot pertumbuhan ekspor sepeda motor hingga 10%.

"Bahkan kalau bisa, kami berharap ekspor bisa tumbuh lebih dari 10%," ucap Sigit kepada KONTAN (16/7).

Optimisme ini muncul lantaran angka ekspor sampai semester satu ini sudah mencapai 185 ribu unit, tumbuh sekitar 28% dari ekspor semester I-2016 yang 143.992 unit.

Penjualan ekspor yang melaju kencang di semester satu, lanjut Sigit, lantaran repeat order dari negara-negara tujuan ekspor cukup tinggi.

Menurutnya, tahun lalu, produsen sepeda motor di Indonesia sudah mulai melakukan penetrasi pasar ke beberapa negara baru, dan mendapat respons positif lewat order lagi di tahun selanjutnya.

Untuk jenis motor yang di ekspor diakui Sigit didominasi oleh tipe premium, utamanya varian motor sport dan skuter. "Ke depan tantangan untuk ekspor berasal dari produk kompetitif, artinya harga harus bersaing," kata Sigit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×