CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Akan Mendapat Pasokan dari Rusia, Pemerintah Tetap Beli Minyak Mentah dari AS


Sabtu, 18 April 2026 / 10:07 WIB
Akan Mendapat Pasokan dari Rusia, Pemerintah Tetap Beli Minyak Mentah dari AS
ILUSTRASI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia tetap akan membeli minyak mentah atau crude oil dari Amerika Serikat (AS)  (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia tetap akan membeli minyak mentah atau crude oil dari Amerika Serikat (AS) meskipun Indonesia telah mendapatkan kepastian pasokan dari Rusia. 

Bahlil menyebut, kebutuhan minyak mentah dalam negeri mencapai 300 juta barel per tahun. Dus, pemerintah tetap memerlukan diversifikasi impor dari berbagai sumber agar kebutuhan minyak dalam negeri terjamin. 

"Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan," ujar Bahlil di Istana Negara, Kamis (16/4/2026). 

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Komitmen pasokan minyak dari Rusia disepakati usai Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu. 

Bahlil kemudian diberikan tugas langsung untuk melakukan pertemuan dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri ESDM Rusia untuk menindaklanjuti kesepakatan kerja sama kedua kepala negara. 

"Dan kabarnya Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," ungkap Bahlil. 

Selain minyak mentah, Rusia juga berkomitmen untuk memasok kekurangan LPG di dalam negeri. 

Namun begitu, kata Bahlil, khusus LPG pihaknya akan melakukan follow up kembali untuk kepastian volume yang akan diimpor. 

"Tetapi yang ini (LPG) masih butuh perjuangan, masih butuh komunikasi dua atau tiga tahap, tapi kalau crude-nya saya pikir udah, udah hampir final," lanjut Bahlil. 

Baca Juga: Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik, Ini Harga Terbarunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×